- Arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat menunjukkan pergeseran signifikan pemudik ke moda transportasi kereta api.
- Stasiun-stasiun utama seperti DAOP II Bandung dan Cirebon mengalami lonjakan penumpang kereta api jarak jauh ekstrem.
- Selain kereta konvensional, LRT dan Whoosh mencatat kenaikan penumpang sangat tinggi, sementara Bandara Husein Sastranegara juga padat.
SuaraJabar.id - Euforia mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi mulai mencapai titik didihnya. Namun, ada pemandangan yang tak biasa pada arus mudik di Jawa Barat tahun ini.
Warga tampaknya mulai jengah dengan bayang-bayang kemacetan horor di jalan tol maupun arteri, dan memilih strategi baru yakni mudik anti-macet via jalur besi dan udara.
Meski aspal jalan raya masih menjadi pilihan sebagian orang, urat nadi utama eksodus pemudik tahun ini jelas bergeser ke stasiun-stasiun kereta api.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dhani Gumelar, menuturkan bahwa volume kendaraan di jalur arteri (khususnya menuju Priangan Timur) memang mulai berdenyut dengan kenaikan 10 persen pada H-6 Lebaran.
“Kondisi di jalur arteri masih sangat terkendali, lalu lintas relatif stabil dan ramai lancar,” ungkap Dhani, Selasa (17/3/2026).
Namun, cerita tenang di jalan raya itu berbanding terbalik dengan hiruk-pikuk di stasiun.
Stasiun-stasiun utama di Jawa Barat seketika berubah menjadi lautan manusia. Pergerakan pemudik yang memilih kereta api jarak jauh menunjukkan lonjakan grafik yang bikin geleng-geleng kepala.
Lihat saja data di Daerah Operasi (DAOP) II Bandung. Pada Sabtu (14/3/2026), jumlah penumpang meledak hingga menyentuh 57.729 orang. Angka ini meroket tajam 90,12 persen hanya dalam waktu 24 jam dibandingkan hari sebelumnya.
Kondisi yang tak kalah sesak terjadi di wilayah DAOP III Cirebon, di mana 30.060 orang tercatat memadati stasiun, menandai lonjakan ekstrem hingga 95,64 persen.
Baca Juga: Kecerobohan Sepele Berujung Buntung Rp 300 Juta! Tiga Rumah di Ciamis Ludes Jadi Abu
Sebagai catatan anomali, hanya wilayah DAOP I Jakarta yang mengalami sedikit penurunan penumpang sebesar 3,32 persen menjadi 30.135 orang.
Fenomena mudik tahun ini tak hanya didominasi kereta api konvensional. Moda transportasi modern bernuansa perkotaan rupanya ikut ketiban durian runtuh.
Kereta Light Rail Transit (LRT) yang biasa membelah kemacetan urban, mencatatkan kenaikan penumpang paling gila-gilaan, yakni tembus 130,3 persen dengan melayani 29.555 penumpang dalam sehari.
Sang "kuda besi" kilat masa kini, Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) alias Whoosh, juga menjadi andalan kelas menengah untuk pulang kampung kilat.
“Layanan KCIC pada 14 Maret lalu sukses menerbangkan 30.345 penumpang menembus Jawa Barat, angka ini naik signifikan 51,81 persen,” terang Dhani merinci data pergerakan arus mudik.
Bagi mereka yang ingin memangkas waktu lebih ekstrem, jalur udara menjadi pelarian sempurna. Bandara Husein Sastranegara di Bandung mendadak sibuk luar biasa. Pada Minggu (15/3/2026), lalu lintas manusia di terminal keberangkatan dan kedatangan melonjak hingga 121 persen.
Berita Terkait
-
Kecerobohan Sepele Berujung Buntung Rp 300 Juta! Tiga Rumah di Ciamis Ludes Jadi Abu
-
Misteri Blok Kupat Bandung: Gang Sempit yang Menyulap Jutaan Janur Menjadi Cuan Jelang Lebaran
-
14 Hari Menantang Aspal: Kisah Pilu Saeful Nekat Jalan Kaki Cikarang-Kebumen Usai Uang Mudik Dicopet
-
Waspada Jalur Gelap! Wagub Jabar Kecewa Perbaikan Lampu Jalan di Sumedang Molor di Tengah Arus Mudik
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan
-
Pemuda di Bandung Barat Diduga Uji Coba Bom Rakitan 56 Kali, Polisi Sita Bahan Peledak
-
Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends
-
Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!
-
Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan", Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G