- Pemkot Sukabumi menolak izin Salat Idulfitri Muhammadiyah di Lapang Merdeka pada Jumat (20/3/2026), menguji predikat kota toleransi.
- PC IMM mengkritik keras penolakan tersebut sebagai kegagalan mengelola perbedaan agama dan pengingkaran janji politik kepala daerah.
- Akibatnya, ribuan jemaah Muhammadiyah terpaksa salat di ruang lebih sempit, sementara IMM menuntut Wali Kota memberikan klarifikasi segera.
Kehilangan akses Lapang Merdeka membuat ribuan jemaah Muhammadiyah Sukabumi terpaksa harus memindahkan lokasi salat berjemaah mereka ke ruang yang lebih sempit, yakni di kompleks Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dan SD Aisyiyah Cipoho.
Bagi PC IMM, hal ini meruntuhkan legitimasi pemerintah sebagai pengayom semua golongan. Diki mengingatkan bahwa toleransi sejati tidak diuji saat semua orang memakai baju yang seragam, melainkan ketika dihadapkan pada perbedaan tajam. Dan dalam ujian kali ini, Pemkot dinilai telah gagal total.
Menutup pernyataannya, IMM melayangkan ultimatum tegas. Mereka mendesak Wali Kota Sukabumi untuk segera turun gunung memberikan penjelasan yang rasional.
“IMM dengan tegas mendesak Wali Kota Sukabumi untuk segera menghentikan kebijakan yang diskriminatif ini dan memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Jika pemerintah terus diam, maka publik berhak menyimpulkan bahwa 'Kota Toleransi' di Sukabumi hanyalah ilusi semata, yang runtuh di hadapan kepentingan politik dan ketidakberanian mengambil sikap adil,” pungkas Diki.
Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Izin Salat Ied Muhammadiyah di Lapang Merdeka Sukabumi Ditolak, IMM Pertanyakan Predikat Kota Toleransi"
Berita Terkait
-
Warga Karawang Catat! Ini 5 Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Besok, Jumat 20 Maret 2026
-
Buntut Bangkai Cicak di MBG Siswa: SPPG Citamiang Resmi Disegel Pusat
-
Daftar Lengkap Titik Pelaksanaan Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bandung 1 Syawal 1447 H
-
Awas "Jalur Neraka"! Ini Siasat Jitu Polisi Urai Kemacetan Horor di Pasar Cibadak Sukabumi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang