- Seorang pria diduga ODGJ mengamuk melempari mobil pemudik dengan batu di jalur Bandrex Garut pada Senin petang (23/3/2026).
- Polsek Cibatu berhasil meringkus dan melumpuhkan pelaku tanpa senjata, kemudian membawanya ke Puskesmas terdekat.
- Pelaku akan diserahkan ke Dinas Sosial Garut untuk penanganan lanjutan agar tidak mengulangi teror.
SuaraJabar.id - Laju mulus kendaraan para pemudik yang tengah melintasi jalur sibuk Bandrex, Desa Sukamulya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa. Senin petang (23/3/2026), sebuah teror tak terduga menghantui aspal jalan raya tersebut.
Warga dan para pengemudi dibuat histeris saat seorang pria misterius, yang belakangan diketahui sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), berdiri mengamuk di tengah jalan raya dan melakukan aksi perusakan kendaraan secara brutal.
Bukan merampok, pria bertelanjang dada itu secara acak (random) memunguti bongkahan batu dan melemparkannya dengan sekuat tenaga ke arah rentetan mobil pemudik yang tengah melaju di jalur tersebut. Pemandangan itu bagaikan mimpi buruk di siang bolong bagi siapa pun yang melintas di daerah Sukamulya.
Suara pecahan kaca (prang!) terdengar memecah bisingnya knalpot. Beberapa kaca depan dan samping mobil pemudik dilaporkan hancur, bolong, dan retak seribu akibat lemparan proyektil batu yang dilepaskan pelaku tanpa ampun.
Warga setempat yang khawatir amukan liar ini memakan korban jiwa, segera melapor melalui sambungan darurat ke markas kepolisian terdekat. Mendapat sinyal bahaya, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Cibatu tak membuang waktu semenit pun.
Kapolsek Cibatu, AKP Amirudin Latif, yang memimpin langsung operasi pengamanan, membeberkan detik-detik pelumpuhan pelaku perusakan di jalur vital pemudik tersebut.
“Betul, tadi petang suasana sempat mencekam. Ada seorang pria yang merusak membabi buta kendaraan mobil pemudik dengan cara melempari batu keras-keras ke arah kaca hingga hancur. Setelah tim kami tiba di lokasi dan berhasil meringkusnya, baru terungkap bahwa pria tanpa identitas tersebut ternyata diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ),” tegas AKP Amirudin kepada awak media, Senin (23/3/2026).
Mengingat kondisi kejiwaan pelaku yang sangat labil dan agresif, polisi tak mau mengambil risiko sekecil apa pun. Berkat kesigapan petugas, pria tersebut berhasil dilumpuhkan tanpa letusan senjata.
Kedua tangannya terpaksa diikat kuat untuk menetralisir potensi bahaya lanjutan, baik bagi dirinya sendiri maupun orang-orang di sekelilingnya.
Baca Juga: Lompat di Tengah Suapan Nasi: Kisah Haru ASN Bogor Gugur Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi
Bukan dijebloskan ke balik jeruji besi, pria malang nan membahayakan itu langsung dievakuasi menggunakan mobil patroli menuju Puskesmas Sukamerang untuk mendapatkan observasi dan penanganan medis darurat.
“Untuk mengantisipasi hal lanjutan atau amukan susulan, kami bawa pria itu ke Puskesmas, bukan ke sel tahanan,” tambah Kapolsek Cibatu.
Namun, drama rupanya belum usai. Setibanya di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Sukamerang, tim perawat dan dokter yang berjaga pun tak mau menjadi samsak hidup pria tersebut.
Demi keamanan seluruh pasien dan kelancaran pemberian obat penenang, tubuh pria itu akhirnya diikat dan distabilkan di atas brankar medis (ranjang dorong).
Kini, jalur mudik Bandrex kembali aman untuk dilintasi. Namun, tugas polisi belum selesai. AKP Amirudin Latif memastikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Garut.
Rencananya, ODGJ yang sempat melumpuhkan urat nadi lalu lintas pemudik tersebut akan segera diserahterimakan ke Dinas Sosial Kabupaten Garut.
Berita Terkait
-
Lompat di Tengah Suapan Nasi: Kisah Haru ASN Bogor Gugur Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar