Wakos Reza Gautama
Rabu, 25 Maret 2026 | 10:36 WIB
Ilustrasi pembunuhan. Seorang pria tewas ditusuk yang dipicu cekcok saat pembelian minuman keras (mihol) di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi.[unsplash]
Baca 10 detik
  • Seorang pemuda berinisial RR tewas akibat luka tusuk fatal setelah cekcok pembelian minuman keras oplosan di Sukabumi.
  • Insiden terjadi pada Senin malam (23/3/2026) di Jalan Lingkar Selatan Baros, dipicu perselisihan kekurangan uang saat transaksi miras.
  • Korban meninggal dunia di rumah sakit sebelum sempat menjalani operasi darurat karena mengalami syok berat akibat luka tusukan.

Mulai dari pemasangan jalur infus ganda untuk mengganti cairan darah, membebat (menutup) usus yang terburai agar tak infeksi, suplai oksigen penuh, hingga tindakan ekstrem pemasangan ventilator mekanik untuk menjaga napas buatan demi menstabilkan fungsi organ vital RR.

Meski napasnya kian tersengal, tim dokter spesialis bedah sejatinya sudah bersiap siaga (on call) dan segera menjadwalkan operasi bedah cito (darurat) untuk menyelamatkan organ dalam RR.

Namun nahas, Tuhan berkehendak lain. Tubuh pemuda asal Warudoyong itu tak kuasa menahan syok akibat luka robekan tusukan yang terlampau dalam.

“Pasien keburu drop dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia sebelum tindakan operasi lanjutan dapat kami lakukan. Karena operasi belum sempat membedah rongga perutnya, kami tidak mengetahui secara pasti seberapa parah kehancuran organ dalam yang terkena tusukan senjata tajam tersebut,” pungkas dr. Irfan.

Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Usus Terburai, Korban Penusukan di Jalur Lingkar Sukabumi Meninggal Dunia"

Load More