- Jalur Cikidang ekstrem menyebabkan kendaraan kurang prima mengalami hambatan teknis dan menyumbat total arus lalu lintas.
- Jalur utama Warungkiara lebih memadai dan lancar meskipun volume kendaraan meningkat drastis saat Lebaran.
- Tingginya animo masyarakat untuk berlibur ke Pantai Palabuhanratu menyebabkan lonjakan ekstrem volume kendaraan di Sukabumi.
SuaraJabar.id - Medan ekstrem ini menuntut performa kendaraan roda empat sebesar 100 persen. Sayangnya, banyak pengemudi yang nekat menerobos jalur ini dengan kendaraan yang "kurang sehat".
“Penyebab utamanya jelas, kontur jalur Cikidang sendiri sangat menanjak dan ekstrem. Akibatnya, banyak kami temukan kendaraan pemudik (atau wisatawan) yang mesinnya mengalami hambatan teknis alias mogok tepat saat sedang mendaki. Mobil yang berhenti di tengah tanjakan inilah yang otomatis mengunci dan menyumbat total arus lalu lintas, membuat antrean kendaraan di belakangnya mengekor panjang sampai ke bawah jurang,” jelas Hidayat.
Kondisi horor di Cikidang ini rupanya berbanding terbalik 180 derajat dengan jalur utama menuju Palabuhanratu via Warungkiara (Simpang Ratu).
Hidayat menganalisis, meski volume kendaraan yang menjejali rute Warungkiara sama-sama mengalami peningkatan drastis, lebar jalannya yang jauh lebih memadai dan konturnya yang tidak "sedingin" Cikidang, membuat laju roda tetap mengalir secara dinamis.
“Kalau kita bandingkan, di Simpang Ratu (jalur Warungkiara) itu kepadatan memang terjadi, tapi terpantau ramai lancar dan lebih mengalir. Secara infrastruktur, jalurnya lebih lebar sehingga secara logika fisik lebih sanggup dan aman menampung debit volume kendaraan dalam jumlah besar dibandingkan memaksakan diri lewat Cikidang,” tambahnya memberikan saran rasional bagi pelancong.
Hidayat mengakui, tingginya minat (animo) masyarakat untuk membuang penat (berlibur) pada momentum Lebaran tahun ini memang menembus batas prediksi kepolisian sebelumnya.
Magnet utama bernama Pantai Palabuhanratu seakan menghipnotis ratusan ribu wisatawan, memicu lonjakan volume kendaraan secara ekstrem di semua pintu masuk Sukabumi.
“Lebaran tahun ini memang auranya sangat berbeda. Animo masyarakat untuk healing dan liburan itu sangat-sangat tinggi. Seperti yang viral beredar di media sosial, hampir seluruh penjuru wilayah Palabuhanratu disesaki lautan manusia dan kendaraan,” pungkasnya.
Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Polisi Ungkap Penyebab Macet Horor Jalur Cikidang Sukabumi di Arus Balik H+3 Lebaran"
Baca Juga: Terjebak Macet One Way di Bawah Terik Matahari, Bayi 11 Bulan Dievakuasi Polwan ke Posko
Tag
Berita Terkait
-
Terjebak Macet One Way di Bawah Terik Matahari, Bayi 11 Bulan Dievakuasi Polwan ke Posko
-
Batu Beterbangan di Jalur Mudik Bandrex: Kaca Mobil Pecah, Pria Misterius Bikin Warga Garut Histeris
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean
-
Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cuma Beda 20 Meter! Tetangga Tega Habisi Nyawa Perempuan di KBB Gara-gara Dendam Ternak Domba
-
Buntut Longsor Bocimi KM 72, BPJT Instruksikan Evaluasi Total Seluruh Aset Tol
-
Warga Bogor Cek Jalur! Rekayasa Lalin 3,2 Km Diberlakukan Saat Kirab Budaya Sore Ini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Update Jalur Tambang Parungpanjang, Sekda Bogor Ungkap Proses Appraisal dan Skema Hibah Lahan