- Lima destinasi wisata kelolaan Pemda Ciamis menarik 7.660 wisatawan selama libur Lebaran 2026 (21-24 Maret).
- Angka kunjungan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencakup dua wisatawan mancanegara.
- Sektor perhotelan menunjukkan dampak positif signifikan dengan tingkat hunian meningkat selama pekan liburan tersebut.
SuaraJabar.id - Magnet pariwisata di Tatar Galuh Kabupaten Ciamis rupanya semakin kuat memancarkan pesonanya. Momen libur panjang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah (2026 Masehi) menjadi panggung pembuktian bagi lima destinasi wisata andalan yang dikelola langsung oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Ciamis.
Data terbaru mencatatkan tren yang sangat positif. Grafik kunjungan pelancong sukses meroket, meninggalkan rekor pencapaian pada musim libur Lebaran tahun sebelumnya.
Tak sekadar menjadi primadona warga lokal dan pemudik lintas kota, keindahan alam dan sejarah Ciamis tahun ini bahkan sukses "menghipnotis" wisatawan dari mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata Ciamis, Heryan Rusyandi, melalui Kepala Bidang Pemasaran, Asep Didi Herdiawan, membeberkan rapor menggembirakan tersebut.
Berdasarkan hasil akumulasi rekapitulasi tiket masuk selama empat hari masa peak season (puncak liburan) sejak tanggal 21 hingga 24 Maret 2026, total kunjungan menembus angka fantastis, 7.660 orang wisatawan.
“Selama libur Lebaran 2026 ini, kelima objek wisata di bawah naungan Pemda benar-benar diserbu pengunjung. Totalnya mencapai 7.660 orang, dan yang sangat membanggakan, angka itu termasuk kedatangan dua orang pelancong mancanegara (turis asing),” papar Asep Didi dengan senyum semringah, Kamis (26/3/2026).
Lima Surga Tersembunyi Ciamis yang Paling Laris
Bagi Anda yang penasaran, kelima surga tersembunyi berplat merah tersebut adalah, pesona sejarah Situs Karangkamulyan, mistisnya Situs Astana Gede Kawali, sejuknya Situ Lengkong Panjalu, asrinya Situ Wangi Kawali, hingga segarnya wahana air Kolam Renang Tirta Winaya di pusat kota Ciamis.
Asep Didi merinci komparasi data yang membuktikan geliat kebangkitan pariwisata daerah. “Tahun lalu (2025), angka kunjungan kita terhenti di 7.140 wisatawan. Alhamdulillah, tahun ini grafiknya naik. Meski kenaikannya tidak terlalu drastis (signifikan), kami memandangnya sebagai tren positif yang patut disyukuri di tengah ketatnya persaingan destinasi wisata antar-kota,” tuturnya.
Baca Juga: Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean
Menariknya, angka 7.600 tersebut barulah "puncak gunung es". Dispar Ciamis meyakini jumlah riil lautan manusia yang berlibur di wilayahnya jauh lebih masif dari itu. Pasalnya, data tersebut murni baru bersumber dari lima titik kelolaan Pemda.
“Untuk sementara, kami baru mengantongi data rekap dari objek wisata Pemda. Data pergerakan dari ratusan destinasi wisata mandiri yang dikelola oleh BUMDes (pemerintah desa), pihak swasta, maupun milik perorangan (pribadi) belum semuanya masuk ke sistem kami. Kemungkinan besar, para pengelolanya masih sangat kewalahan melayani tingginya animo pengunjung di lapangan,” maklumnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Ciamis memiliki "harta karun" berupa 83 destinasi wisata independen yang tersebar di pelosok kecamatan, mulai dari wisata air yang memacu adrenalin, camping ground bernuansa alam pegunungan, hingga wisata napak tilas sejarah.
Berkah libur Lebaran ini juga menetes deras ke sektor perhotelan (okupansi penginapan). Asep mengungkapkan, tingkat hunian hotel di Ciamis selama sepekan terakhir menunjukkan lonjakan yang sangat sehat.
“Dari total 20 hotel yang teregistrasi resmi di Dinas Pariwisata, baru 11 hotel yang merampungkan laporannya. Dari 11 hotel itu saja, total tamu yang menginap (check-in) sudah mencapai 1.429 orang. Saat ini, petugas kami di lapangan masih memburu data (follow-up) dari 9 hotel sisanya yang belum menyetor angka kunjungan,” jelasnya antusias.
Melihat tren manis ini, Dinas Pariwisata Ciamis tak mau cepat berpuas diri. Asep memastikan mesin promosi akan terus dipanaskan (gaspol). Bekerja sama erat dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Ciamis, mereka siap menginvasi ruang digital.
Berita Terkait
-
Malam Horor di Cikidang: Terjebak 9 Jam! Bau Kopling Terbakar dan Tangis Anak Pecah di Antrean
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan
-
Menyambung Titik-Titik Wisata: Pentingnya Integrasi Transportasi Udara dan Industri
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi
-
PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat
-
Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar
-
Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN
-
DPRD Jabar Dorong Satgas Terpadu Karhutla, Respons Daerah Diminta Tak Menunggu Api Membesar