- Sebuah kecelakaan fatal terjadi Kamis malam (26/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Dusun Sukamulya, Desa Sukamukti.
- Pengendara motor Yamaha F1 ZR bernama Suroso meninggal dunia setelah motornya oleng saat hendak menyalip.
- Motor korban bertabrakan dengan Toyota Calya dari arah berlawanan, mengakibatkan motor dan mobil ringsek diamankan polisi.
SuaraJabar.id - Malam Jumat di Jalan Raya Banjar-Pangandaran yang biasanya ramai oleh lalu lalang kendaraan seketika berubah mencekam.
Suara knalpot motor Yamaha F1 ZR yang khas mendadak bungkam setelah benturan keras memecah keheningan di Dusun Sukamulya, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (26/3/2026) malam.
Insiden maut yang terjadi sekira pukul 19.00 WIB ini menjadi pengingat betapa tipisnya batas antara keselamatan dan petaka di jalan raya. Sebuah upaya mendahului kendaraan yang berakhir fatal merenggut nyawa seorang pengendara motor.
Kejadian bermula saat Suroso, yang memboncengkan Cesar Septian Dani, melaju kencang dari arah Selatan menuju Utara menggunakan motor bebek legendaris, Yamaha F1 ZR bernopol D 2750 DE. Setibanya di lokasi kejadian, Suroso mencoba memacu motornya untuk melewati kendaraan di depannya.
Namun, maut seolah sudah mengintai. Saat sedang menyalip, motor yang dikendarai Suroso mendadak oleng ke arah kanan, masuk ke jalur berlawanan tanpa sempat terkendali.
"Saat mencoba mendahului, motor mengalami oleng ke kanan," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Banjar, Ipda Ripqi, saat mengonfirmasi kronologi peristiwa tersebut.
Nasib nahas tak berhenti di situ. Pada saat yang bersamaan, sebuah Toyota Calya bernomor polisi Z 1448 EJ yang dikemudikan Nurul Ihsan muncul dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua pengemudi tak memiliki ruang untuk menghindar.
Benturan hebat pun terjadi. Suroso dan Cesar terpental, mengalami luka serius yang mengharuskan mereka segera dilarikan ke RSUD Kota Banjar.
Tim medis telah berupaya maksimal, namun takdir berkata lain. Suroso mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Baca Juga: Asyik Liburan ke Pangandaran, Rumah Watino di Banjar Malah Ludes Dilalap Api
Sementara itu, Cesar, sang penumpang motor, beserta pengemudi dan penumpang mobil Toyota Calya masih berada dalam pemantauan medis akibat luka dan syok yang dialami.
Kini, kedua kendaraan yang ringsek akibat tabrakan tersebut telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Banjar.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan di jalur rawan tersebut.
Artikel ini telah ditayangkan di website harapanrakyat.com media jaringan Suara.com dengan judul "Diduga Gagal Menyalip, Pemotor Meninggal Dunia setelah Tabrak Calya di Kota Banjar"
Berita Terkait
-
Asyik Liburan ke Pangandaran, Rumah Watino di Banjar Malah Ludes Dilalap Api
-
Buntut Huru dan Hara Mati, Farhan Kasih Ultimatum 30 Hari "Rombak Total" Bandung Zoo
-
Niat Bakar Sampah Bikin Jantungan! Musala di Banjarsari Ciamis Nyaris Ludes Terbakar
-
Ngeri! Mobil Muatan Gas Melon Terbakar Hebat di Jalur Palabuhanratu, Warga Ketakutan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus