Wakos Reza Gautama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:11 WIB
Ilustrasi Seorang buruh harian lepas bernama Toha Rosid tersengat listrik saat bekerja memasang rangka baja atap bangunan di wilayah Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Sabtu (28/3/2026). [istimewa]
Baca 10 detik
  • Toha Rosid (38), buruh harian, tersengat listrik saat memasang rangka atap di Ciamis pada Sabtu (28/3/2026).
  • Evakuasi korban pingsan di atas bangunan berhasil dilakukan Damkar Ciamis dalam 12 menit setelah laporan diterima.
  • Korban mengalami luka bakar serius akibat sengatan listrik tegangan tinggi dan segera dilarikan ke RSUD Ciamis.

SuaraJabar.id - Matahari tepat berada di atas kepala saat Toha Rosid (38) berjibaku dengan kepingan baja di Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Sabtu (28/3/2026).

Sebagai buruh harian lepas, keringat dan kerja keras adalah kawan akrabnya sehari-hari. Namun, siang itu, rutinitasnya memasang rangka atap hampir saja menjadi babak terakhir dalam hidupnya.

Suara denting logam yang biasanya terdengar ritmis mendadak senyap. Tubuh Toha kaku, lalu ambruk tak sadarkan diri di atas rangka bangunan KDMP.

Sengatan listrik berkekuatan tinggi baru saja menjalar di tubuhnya, mengubah suasana kerja yang tenang menjadi horor yang mencekam.

Pukul 11.15 WIB, kepanikan pecah. Rekan-rekan kerja Toha yang berada di lokasi sempat terpaku melihat tubuh kawan mereka tergeletak pingsan di atas konstruksi baja.

Beruntung, seorang warga yang melintas melihat kejadian tersebut dan tidak membuang waktu sedetik pun untuk melaporkannya ke kantor UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis.

Petugas Damkar, Yayan Muliansyah, menceritakan betapa kritisnya situasi saat itu. Toha berada di posisi yang sulit dijangkau, tergeletak di atas material penghantar listrik yang sangat berbahaya.

"Korban sedang memasang rangka baja atap, kemudian diduga tersengat listrik hingga pingsan di atas bangunan," ujar Yayan mengisahkan awal mula petaka tersebut.

Satu tim penyelamat dari Damkar Ciamis tiba di lokasi dengan peralatan lengkap. Mereka harus berpacu dengan waktu sebelum kondisi Toha semakin memburuk atau terjadi senggolan listrik susulan.

Baca Juga: Sengkarut 'Tiket Siluman' Sayang Heulang Terjawab: Disparbud Jabar Bongkar Fakta di Balik Rp45 Ribu

Operasi penyelamatan ini melibatkan koordinasi ketat dengan pihak PLN untuk memastikan arus listrik benar-benar aman, sementara polisi lalu lintas membantu mengamankan area agar evakuasi berjalan lancar.

Penyelamatan berlangsung dramatis. Petugas dengan hati-hati menurunkan tubuh Toha yang sudah mengalami luka bakar dari ketinggian bangunan.

Tepat pukul 11.27 WIB, hanya berselang 12 menit sejak laporan diterima, proses evakuasi dinyatakan selesai. Toha berhasil diturunkan ke darat dalam kondisi masih bernapas, sebuah mukjizat kecil di tengah insiden mematikan.

Tanpa menunggu lama, Toha langsung dilarikan ke RSUD Ciamis menggunakan mobil ambulans. Meski mengalami luka bakar serius akibat sengatan arus kuat, nyawanya berhasil diselamatkan berkat respon cepat warga dan kesigapan petugas gabungan.

"Korban mengalami luka bakar dan langsung dievakuasi ke RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan medis intensif," tambah Yayan.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pekerja konstruksi untuk selalu mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama saat berurusan dengan material logam di dekat jaringan listrik.

Load More