Ilustrasi Goalpara Tea Park. Pembangunan kawasan wisata Goalpara Tea Park dituding jadi penyebab banjir di wilayah Goalpara, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu petang (29/3/2026). [traveloka]
Baca 10 detik
- Pada Minggu (29/3/2026) petang, luapan air deras menutupi aspal di Goalpara, Sukabumi, melumpuhkan aktivitas dan merendam sebuah bengkel motor.
- Petugas P2BK menduga banjir ini akibat Goalpara Tea Park menghilangkan resapan air karena pengaspalan masif di area tersebut.
- Kepala Desa Cisarua membantah, menyatakan banjir disebabkan alih fungsi lahan perkebunan dan sampah yang menyumbat drainase masyarakat.
Tak hanya soal alih fungsi lahan, Arie juga menunjuk hidung perilaku masyarakat yang masih rendah kesadarannya dalam membuang sampah.
Di beberapa titik seperti Terminal Goalpara dan RW 08, saluran air (drainase) justru tersumbat oleh tumpukan sampah.
“Selokan penuh sampah, itu masalahnya. Jadi kembali ke kesadaran masyarakat. Lagipula, sebelum ada Tea Park pun, di situ memang sudah sering banjir,” pungkasnya.
Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Pemicu Banjir Goalpara, Kades dan P2BK Beda Pendapat Soal Kawasan Wisata Tea Park"
Berita Terkait
-
Mencekam! Detik-detik Pikap Hantam Fortuner dan Datsun di Lingkar Selatan Sukabumi
-
Aksi 'Kucing-kucingan' Truk Sumbu 3 di Sukabumi: 75 Armada Terjaring Penyekatan Saat Arus Balik
-
Darah di Balik Botol Intisari: Cekcok 'Kurang Bayar' Berujung Maut di Lingkar Selatan Sukabumi
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tega Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Tiri di Cirebon Laporkan Ayah Sambung ke Polisi
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku