Wakos Reza Gautama
Senin, 30 Maret 2026 | 13:09 WIB
Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur dengan tidak lagi memberikan kesempatan kepada kontraktor atau pemborong yang memiliki rekam jejak buruk. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengancam tidak akan memberikan proyek kepada kontraktor dengan rekam jejak buruk mulai Jumat (27/3/2026).
  • Infrastruktur Jawa Barat diarahkan memiliki karakter Sunda, seperti trotoar "Pangiuhan", dan akan ada pembongkaran bangunan penghalang pemandangan alam.
  • Anggaran pajak kendaraan dinas diusulkan dialihkan langsung untuk perbaikan jalan dan trotoar, didukung sistem pemantauan aset digital terpadu.

“Jangan hanya habis untuk kebutuhan administratif. Anggaran harus digunakan secara efektif dan berdampak nyata bagi warga,” ujarnya.

Pernyataan keras sang Gubernur ini seolah menjadi jawaban atas keresahan masyarakat di lapangan. Belum lama ini, sebanyak 395 titik tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan provinsi Surade–Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, terpaksa harus dicor ulang.

Kondisinya memprihatinkan. Tiang-tiang tersebut keropos dan nyaris roboh, mengancam nyawa pengendara yang melintas.

Artikel ini telah ditayangkan di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Pemborong Bangunan dan Jalan Berkualitas Buruk Tak Diberi Proyek Lagi"

Load More