- KPK menggeledah rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, di Kota Bandung pada Rabu (1/4) terkait kasus korupsi.
- Penyidik berhasil menyita dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai ratusan juta rupiah dari ruangan pribadi Ono Surono.
- Upaya hukum ini merupakan pengembangan penyidikan kasus suap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan tersangka lainnya.
SuaraJabar.id - Babak baru dalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) kembali bergulir.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar) Ono Surono di Kota Bandung pada Rabu (1/4), dengan hasil mengejutkan berupa penyitaan uang tunai hingga ratusan juta rupiah.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada para jurnalis di Jakarta, Kamis, mengonfirmasi perkembangan signifikan ini.
"Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah," ujar Budi.
Uang tunai dan barang sitaan lainnya tersebut ditemukan KPK di ruangan Ono Surono, menambah bobot bukti dalam kasus ini.
Berikut adalah 7 Fakta Kunci mengenai penggeledahan dan kaitan kasus korupsi yang menjerat:
1. Penggeledahan Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono
KPK menggeledah rumah Ono Surono (ONS), Wakil Ketua DPRD Jabar, yang berlokasi di Kota Bandung pada Rabu (1/4). Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya KPK mencari bukti terkait kasus korupsi.
2. Penyitaan Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah
Baca Juga: KPK Obok-obok Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK berhasil mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, serta uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Barang-barang ini ditemukan di ruangan pribadi Ono Surono.
3. Kaitan dengan Kasus Korupsi Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Kunang
Penggeledahan ini secara spesifik terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK). KPK menelusuri potensi aliran dana atau keterlibatan pihak lain.
4. Berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bekasi
Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 18 Desember 2025. Dalam OTT tersebut, KPK menangkap sepuluh orang.
5. Penetapan Tersangka Korupsi Bupati Bekasi dan Ayahnya
Tag
Berita Terkait
-
KPK Obok-obok Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu
-
Hanya Jadi Objek Foto Tapi Tak Pernah Dibantu: Rumah Nyaris Roboh Dihuni Belasan Orang di Bandung
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Terkait Kasus Suap Bupati Bekasi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan