- Kecelakaan dua sepeda motor terjadi di Pantai Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu sore, 12 April 2026 yang melibatkan dua pengendara.
- Agus Gunawan meninggal dunia, sementara Angga mengalami luka berat akibat tabrakan saat diduga melakukan aksi balap liar bersama.
- Kedua korban sempat dibawa ke RSUD Jampangkulon guna mendapatkan pertolongan medis intensif setelah insiden tragis tersebut terjadi.
SuaraJabar.id - Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan dua sepeda motor secara mengerikan merenggut satu nyawa, dan menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka berat di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa kecelakaan maut tersebut terjadi di pada sore hari, Minggu (12/4/2026). Insiden nahas ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara, terutama di kawasan wisata yang ramai pengunjung.
Kapolsek Ciracap, AKP Taufick Hadian, membenarkan adanya insiden nahas tersebut yang terjadi di kawasan pesisir pantai.
“Benar, telah terjadi kecelakaan di pesisir Pantai Ujunggenteng yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com -jaringan Suara.com, Senin (13/4/2026).
Korban meninggal dunia diketahui bernama Agus Gunawan (29), warga Kampung Batucolat, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap. Pria yang akrab disapa Dobing itu sempat dilarikan ke RSUD Jampangkulon, namun nyawanya tidak tertolong.
Sementara itu, korban lainnya, Angga (19), warga Kampung Bangbayang, Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, mengalami luka berat berupa patah kaki kiri dan kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jampangkulon.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula saat Agus Gunawan tengah melakukan uji coba atau menyetel sepeda motornya di area pesisir pantai. Namun, dari arah belakang, datang sepeda motor lain yang dikendarai Angga dengan kecepatan tinggi hingga tabrakan tak terhindarkan.
“Menurut keterangan saksi, saat korban Agus Gunawan melakukan uji coba kendaraan, datang dari arah belakang pengendara lain dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak korban,” jelas Kapolsek.
Benturan keras tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Dengan sigap, mereka memberikan pertolongan dan bergegas membawa kedua korban ke RSUD Jampangkulon. Namun, upaya penyelamatan terhadap Agus Gunawan tidak berhasil.
Baca Juga: Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
Pihak kepolisian menduga, sebelum kejadian, kedua pengendara tengah mencoba kendaraan dengan cara balap liar di kawasan pesisir Pantai Ujunggenteng, aktivitas berbahaya yang kerap memicu kecelakaan fatal.
“Dugaan sementara, kedua korban sedang mengecek kendaraan dengan cara balap liar di lokasi tersebut,” tambahnya.
Kini, jenazah Agus Gunawan telah dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. Sementara Angga masih berjuang menjalani perawatan medis.
Polisi pun kembali mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, untuk tidak melakukan aksi balap liar yang berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.
Berita Terkait
-
Ada Apa di Balik Penyegelan Aset PT BBP? Konflik Tambang Emas Selatan Sukabumi Memuncak
-
Ramai Disorot, Proyek Gedung MUI Sukabumi Rp3 Miliar Disebut Lambat, Ini Penjelasan di Baliknya
-
Dibangunkan untuk Salat Subuh, Santri 15 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Pondok
-
Hanya 18 Jemaah Asal Kota Sukabumi yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Ada Apa?
-
Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu