- Seorang balita berinisial HAA meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang septic tank terbuka di Sukabumi.
- Insiden terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, saat korban bermain di dekat area bangunan Koperasi Desa Merah.
- Korban ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam dalam lubang berisi air hujan yang belum memiliki dinding penutup.
SuaraJabar.id - Sebuah peristiwa memilukan yang menyayat hati kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Seorang balita berinisial HAA (4) meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang septic tank yang berisi air, di Kampung Munjul, Desa Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung.
Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, seorang balita berusia 4 tahun itu harus meninggal dunia lantaran masuk ke lubang septic tank.
Kapolsek Gegerbitung, IPTU Subit Sudrajat, mengungkapkan kronologi peristiwa nahas tersebut. Korban HAA saat itu tengah bermain bersama dua temannya di sekitar area bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gegerbitung.
Lokasi tersebut berada di area persawahan dan berdekatan dengan lapangan sepak bola di Kampung Munjul, Desa Gegerbitung.
"Korban saat itu bermain bersama dua temannya di sekitar lokasi galian septic tank. Diduga korban terpeleset dan jatuh ke dalam lubang yang terisi air hujan,” ujar IPTU Subit Sudrajat, dilansir dari Sukabumiupdate -jaringan Suara.com, Senin (3/5/2026).
Menurutnya, lubang tersebut memiliki ukuran sekitar panjang 4 meter, lebar 2 meter dengan kedalaman 2 meter. Dimana septic tank tersebut belum dilengkapi dinding maupun penutup, sehingga berpotensi membahayakan.
“Lubang septic tank tersebut belum ditembok dan belum ditutup, sementara kondisi air hampir penuh akibat hujan, sehingga sangat rawan,” jelasnya.
Setelah kejadian, dua teman korban langsung meminta bantuan warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi korban dari dalam lubang.
“Korban sempat dievakuasi oleh warga dan dibawa ke fasilitas kesehatan, namun saat diperiksa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diduga korban meninggal akibat tenggelam atau kehabisan oksigen,” ungkapnya.
Baca Juga: Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
Pihak keluarga, kata Subit, menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.
“Dari pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Lahan 10 Hektare Dikunci! Pemkab Sukabumi Siapkan Pusat Pemerintahan Baru di Utara
-
Data Pribadi Dicatut, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi Terjebak Kredit Macet
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Lubang Septic Tank Terbuka Renggut Nyawa Balita di Sukabumi
-
Diiringi Kereta Kencana, Mahkota Binokasih Akan Diarak Keliling 8 Kota di Jawa Barat
-
Proyek Raksasa 1.040 MW Dihentikan Sementara, Simak Dampak Longsor di PLTA Upper Cisokan
-
Polda Jabar Tangkap Pelaku Perusakan Fasilitas Umum Saat May Day di Bandung
-
Waspada Penipuan KUR, BRI Imbau Gunakan Kanal Resmi dan Lindungi Data Diri