- Video dugaan pesta kelompok LGBT di sebuah tempat hiburan malam wilayah perkotaan Karawang viral di media sosial.
- MUI Karawang mendesak aparat penegak hukum segera mengusut dan menindak tegas tempat hiburan tanpa izin tersebut.
- Aktivitas tersebut dinilai melanggar norma agama serta sosial sehingga memicu keresahan masyarakat luas di Kabupaten Karawang.
SuaraJabar.id - Masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat, digemparkan oleh beredarnya rekaman video yang menunjukkan dugaan aktivitas pesta kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di salah satu tempat hiburan malam (THM).
Menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang meminta aparat penegak hukum dan pemerintah daerah segera turun tangan.
Dugaan pesta tersebut dilaporkan terjadi di sebuah tempat hiburan baru yang berlokasi di wilayah perkotaan Karawang.
Kepala Bidang Pendidikan dan Pesantren MUI Karawang, Asep Saepudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan terkait video tersebut yang viral di media sosial dalam 24 jam terakhir.
Aksi tersebut dinilai telah mencederai norma agama dan sosial yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Karawang.
"Baru-baru ini diketahui pesta LGBT itu berlangsung di sebuah tempat hiburan yang baru buka. Kami sangat menyayangkan adanya aktivitas semacam itu di wilayah kami," ujar Asep Saepudin, dilansir dari Antara, Senin (8/6/2026).
Atas kondisi itu, MUI Karawang mendesak pihak berwenang mengusut dan menindak tegas pesta LGBT itu.
"MUI Karawang memandang kegiatan itu bertentangan dengan norma agama Islam, norma kesusilaan, dan nilai-nilai Pancasila," katanya.
Operasional tempat hiburan malam tanpa melengkapi izin juga menambah pelanggaran hukum dan berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.
Baca Juga: Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
"Penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Karawang harus menindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta menutup tempat hiburan malam yang tidak melengkapi izin," katanya.
Asep menyampaikan MUI Karawang berkomitmen menjaga ketertiban, moral, dan kerukunan umat.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menangkal kegiatan yang merusak tatanan nilai di daerah kita," katanya.
MUI Karawang juga mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak main hakim sendiri, dan menyerahkan penanganan kepada pihak berwenang.
Menurut dia, agama mengajarkan bahwa manusia dimuliakan. Dimuliakan sejak lahir, dimuliakan saat hidup, dimuliakan pula saat kembali ke tanah. Kemuliaan itu dijaga dengan aturan. Aturan agama, aturan negara, aturan nurani.
"Ketika aturan itu dilepas, yang tersisa bukan kebebasan, tapi kebingungan. Pesta yang merayakan penyimpangan (LGBT) di tempat yang melanggar izin, adalah dua luka sekaligus. Luka kepada nilai yang diwariskan leluhur Karawang. Luka kepada hukum yang disepakati bersama agar kita hidup tertib dan damai," kata dia.
Berita Terkait
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana
-
KDM Waspadai Kiamat Ekologi: Kerusakan Bogor Ancam Jakarta, Bekasi, hingga Karawang
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Tak Hanya Bangun Rumah, Bupati Karawang Beri Modal Usaha untuk Nenek Korban Kebakaran
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta
-
Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung
-
IHR: Indonesia Derby 2026 Padukan Adu Cepat Kuda Terbaik dengan Keindahan Arena Tepi Pantai
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi