Andi Ahmad S
Selasa, 23 Juni 2026 | 17:20 WIB
Kolase foto Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya, YTR (29), yang hingga kini masih buron. [Suara.com/istimewa]
Baca 10 detik
  • Taufik Hidayat ditetapkan sebagai DPO Polda Jabar terkait kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR.
  • Polda Jabar tengah memeriksa mantan istri pelaku yang diduga turut menjadi korban kekerasan serupa namun tidak separah YTR.
  • Polisi telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki lokasi persembunyian serta mempercepat proses penangkapan pelaku yang masih buron.

SuaraJabar.id - Taufik Hidayat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian dalam kasus penyekapan dan penganiayaan kepada seorang perempuan berinisial YTR (29).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, Polisi melakukan pemeriksaan terhadap mantan istri dari Taufik Hidayat guna mengungkap kasus ini.

Menurut Hendra, pihaknya mengidentifikasi jika mantan istri Taufik Hidayat juga mengalami penganiayaan, hanya saja tidak separah yang dialami YTR.

"Yang kami temui ini adalah mantan istrinya yang lama, yang sudah putus. Ini yang sedang kita konfirmasi, dan dia juga diperlakukan yang sama tapi tidak (parah) seperti itu," kata Hendra, Selasa (23/6/2026).

Terkait kemungkinan adanya korban lain, Hendra menyebut sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak lain yang mengaku sebagai korban aksi Taufik Hidayat.

"Tapi kalau yang korban-korban lain, masih kita menunggu. Menunggu informasi lebih lanjut apakah nanti ada ini korban yang bersangkutan (lainnya)," ungkapnya.

Saat ini polisi tengah melakukan rangkaian penyidikan hingga pengejaran terhadap Taufik Hidayat. Lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku terus diidentifikasi dan dilakukan penyelidikan.

"Secara teknis tidak bisa kita sampaikan untuk kita identifikasi, tapi kita akan melakukan penyelidikan," katanya.

Polda Jabar juga membentuk tim khusus guna menangkap pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran setelah melakukan penganiayaan kepada YTR.

Baca Juga: Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung

"Kita sudah membentuk tim khusus, ya, gabungan, Insya Allah, kita doakan, semoga segera terungkap," tegasnya.

Kontributor : Rahman

Load More