Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. [Suara.com / Rahman]
Baca 10 detik
- Gubernur Jawa Barat mengalihkan dana sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban YTR setelah tersangka Taufik Hidayat berhasil diringkus.
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya pengobatan medis di rumah sakit yang diproyeksikan mencapai Rp1 miliar.
- Pemerintah menjamin kebutuhan ekonomi keluarga agar fokus merawat korban serta mengarahkan donasi publik untuk modal usaha keluarga.
Karena kondisi YTR memerlukan perawatan intensif 24 jam, pihak keluarga (orang tua/saudara) diminta untuk berhenti bekerja agar bisa fokus mendampingi korban.
Sebagai gantinya, Pemprov Jabar berkomitmen menjamin kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut. Hal ini bertujuan membangun kepercayaan bahwa negara hadir mendampingi warganya hingga ke aspek ekonomi terkecil.
6. Donasi Publik Dialokasikan untuk Hunian dan Usaha
Gubernur tetap mempersilakan masyarakat yang ingin berdonasi untuk terus menyalurkan bantuannya. Namun, ia menyarankan agar uang dari para dermawan digunakan untuk kebutuhan jangka panjang, seperti modal usaha bagi keluarga atau perbaikan tempat tinggal korban, bukan lagi untuk biaya medis.
Berita Terkait
-
Siksa Kekasih Berulang Kali di Kosan Bandung, Taufik Hidayat Hanya Terancam 12 Tahun Penjara
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
Dedi Mulyadi Minta Maaf di HUT ke-81 RI, Soroti Bahaya Feodalisme di Birokrasi
-
HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM
-
Tali Bendera Putus Saat Upacara HUT RI ke-81 di Sukabumi, Kesigapan Paskibra Selamatkan Sang Saka