Ronald Seger Prabowo
Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:00 WIB
Gedung bertingkat, jembatan, dan kawasan waterfront tampil dalam wajah berbeda untuk memperingati HUT ke-81 RI. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Agung Sedayu Group menghadirkan pencahayaan bertema Merah Putih di berbagai landmark Pantai Indah Kapuk sepanjang Agustus 2026.
  • Program lampu tematik HUT ke-81 RI tersebut bertujuan membagikan semangat nasionalisme serta rasa bangga kepada para pengunjung.
  • Wisatawan domestik dan mancanegara dapat menikmati panorama malam ini sambil beraktivitas rekreasi di kawasan Pantai Indah Kapuk.

SuaraJabar.id - Setelah matahari terbenam, warna merah putih mulai menyala di berbagai penjuru Pantai Indah Kapuk (PIK). Gedung bertingkat, jembatan, dan kawasan waterfront tampil dalam wajah berbeda untuk memperingati HUT ke-81 RI.

Agung Sedayu Group (ASG) menghadirkan pencahayaan bertema Merah Putih sepanjang Agustus 2026. Program tersebut menjangkau sejumlah landmark, mulai dari PIK Icon, Jembatan Baruyungan, Tokyo Riverside Apartment, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), hingga Jembatan Kota Intan di Batavia PIK.

Mulai pukul 18.00, cahaya merah dan putih menjadi bagian dari panorama malam kawasan. Pada sejumlah titik, pantulan pencahayaan pada permukaan air turut memperkuat kesan visual sebagai kawasan waterfront.

Namun bagi ASG, program tersebut tidak sekadar mengejar tampilan visual.

Head of Tourism Development Agung Sedayu Group Fenny Maria mengatakan, pencahayaan Merah Putih merupakan salah satu bentuk sederhana perusahaan dalam merayakan Indonesia dan membagikan semangat nasionalisme kepada masyarakat.

“Bagi kami di Agung Sedayu Group, menghadirkan merah putih di berbagai sudut PIK adalah salah satu cara sederhana untuk menunjukkan cinta kami kepada Indonesia,” kata Fenny.

Semangat tersebut diterjemahkan melalui pemanfaatan berbagai ikon kawasan. Jembatan yang biasa menjadi jalur mobilitas berubah menjadi bagian dari atraksi malam. Bangunan tinggi menjadi bidang pencahayaan Merah Putih. Sementara ruang waterfront menghadirkan refleksi warna bendera Indonesia di atas permukaan air.

“Ketika cahaya merah putih mulai mendominasi sejumlah landmark dan area PIK, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar suasana yang indah, tetapi juga rasa bangga yang dapat dirasakan oleh siapa pun yang datang,” jelas Fenny.

Suasana itu dapat dinikmati sembari melakukan berbagai aktivitas di PIK. Pengunjung dapat menjelajahi kawasan kuliner, mengunjungi destinasi hiburan, menikmati ruang rekreasi, ataupun berjalan di sekitar waterfront.

Baca Juga: HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM

Dengan aktivitas yang berlangsung hingga malam, Bulan Kemerdekaan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang mengunjungi kawasan selama Agustus.

PIK juga ingin menghadirkan perayaan tersebut kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Bagi wisatawan asing, pencahayaan dua warna itu dapat menjadi salah satu bentuk pengenalan terhadap identitas dan perayaan nasional Indonesia.

Sementara bagi wisatawan domestik, suasana tersebut menjadi pengingat mengenai semangat kemerdekaan di tengah aktivitas rekreasi bersama keluarga dan kerabat.

Fenny mengatakan, ASG berharap masyarakat yang datang tidak sekadar mengabadikan pemandangan, tetapi juga merasakan kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia.

“Harapannya, setiap pengunjung yang melihatnya dapat membawa pulang sedikit dari semangat Kemerdekaan, sekaligus merasakan bahwa PIK turut menjadi bagian dari cerita Indonesia yang terus tumbuh dan bergerak maju,” terang dia.

Semangat untuk terus tumbuh tersebut juga menjadi dasar pengembangan PIK Tourism Board. Inisiatif strategis Agung Sedayu Group itu diarahkan untuk membangun ekosistem pariwisata yang menggabungkan keindahan kawasan, keberagaman budaya, kegiatan rekreasi, serta ekonomi kreatif Indonesia.

Load More