- KPK menyelidiki dugaan korupsi pengadaan smartboard dan barang jasa lainnya di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
- Penyidik KPK telah menggeledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk mengamankan berbagai dokumen penting pada Jumat lalu.
- KPK juga mengusut dugaan pemotongan insentif pajak dan retribusi daerah di Bappenda Kabupaten Bogor tanpa menetapkan tersangka.
SuaraJabar.id - Penyidikan kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kian berbuntut panjang. KPK membocorkan salah satu proyek yang sedang didalami penyidik, yaitu pengadaan papan interaktif digital (smartboard/interactive flat panel).
Tak cuma berhenti di proyek smartboard, Jubir KPK Budi Prasetyo menegaskan penyidik masih terus menelusuri berbagai pengadaan barang dan jasa lainnya di lingkungan Disdik Kabupaten Bogor.
"Salah satunya pengadaan soal 'smartboard' atau 'interactive flat panel'," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dilansir dari Antara, Selasa (1/9/2026).
KPK sebelumnya menggeledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada Jumat (28/8) dan mengamankan sejumlah dokumen terkait pengadaan barang dan jasa.
Dokumen tersebut selanjutnya didalami penyidik untuk menelusuri pengadaan yang berkaitan dengan perkara, termasuk pengadaan "smartboard" atau "interactive flat panel" (IFP).
KPK saat ini melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dengan menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Dalam penyidikan tersebut, KPK belum menetapkan pihak mana pun sebagai tersangka.
Selain perkara pengadaan di Dinas Pendidikan, KPK juga menyidik dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Penerimaan uang tersebut diduga berasal dari pemotongan insentif pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Respons Keluhan Warga, KDM Minta Trotoar Tinggi di Gasibu Diberi Undakan
KPK sebelumnya mengamankan uang sekitar Rp1,5 miliar dalam rangkaian penyelidikan perkara tersebut.
Pada Kamis (27/8), KPK menggeledah kantor Bappenda serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
-
Respons Keluhan Warga, KDM Minta Trotoar Tinggi di Gasibu Diberi Undakan
-
Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur
-
'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat
-
KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Setop Pendakian Gunung di Jabar Selama Musim Kemarau
-
Cari Rumah Bisa Cicil hingga 40 Tahun, Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan 120 Ribu Hunian