- FEIHE AceKid mengadakan program Ace Fresh Journey di China untuk menunjukkan transparansi produksi susu kepada puluhan ibu.
- Peserta melihat langsung peternakan, pemerahan otomatis, dan pabrik pintar yang menjaga kualitas serta kandungan nutrisi produk.
- Brand Ambassador dan peserta menyatakan keterbukaan informasi ini membuat orang tua lebih yakin dalam memilih susu anak.
“Keterbukaan seperti ini membuat kita sebagai orang tua bisa memahami produk dengan lebih lengkap dan lebih yakin dalam menentukan pilihan untuk anak,” ujar Denny.
Hal serupa disampaikan aktris sekaligus ibu, Ryana Dea.
Ia mengaku sebelumnya belum pernah melihat secara langsung bagaimana kualitas susu dijaga sejak berada di lingkungan peternakan.
“Setelah datang langsung, saya baru tahu bahwa kualitas susu sudah dijaga sejak dari lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan, sampai proses pemerahan. Saya jadi semakin paham kenapa mengetahui sumber susu juga penting bagi orang tua,” ucap Ryana.
Proses Susu Segar hingga Menjadi Susu Formula
Dalam kunjungan tersebut, perusahaan menjelaskan bahwa proses pemerahan susu dilakukan secara otomatis dan terjadwal.
Susu segar kemudian langsung didinginkan pada suhu 0–4 derajat Celsius sebelum dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam.
FEIHE AceKid juga mengklaim susu segar yang dihasilkan memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.
Klaim tersebut menjadi bagian dari penjelasan perusahaan mengenai sistem pengendalian kualitas sejak tahap awal produksi.
Baca Juga: Heboh! Puluhan Siswa SD di Sukabumi Keracunan, Diduga dari Susu Kedaluwarsa MBG
Di fasilitas FEIHE AceKid Smart Factory, susu segar sebagai salah satu komposisi utama kemudian diproses menggunakan teknologi One-Step Fresh Process. Menurut perusahaan, proses tersebut ditujukan untuk membantu mempertahankan nutrisi alami susu.
Tidak berhenti pada tahap pengolahan, setiap batch produk disebut harus melalui 25 tahapan proses produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar.
FEIHE juga menyebut telah menjaga rekam jejak zero food safety accident selama lebih dari 64 tahun sebagai bagian dari upaya mempertahankan keamanan dan kualitas produk.
Bagi orang tua, transparansi semacam ini menjadi informasi tambahan di luar sekadar membaca label kemasan.
Dengan mengetahui perjalanan bahan baku dari peternakan hingga menjadi produk akhir, konsumen dapat memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai produk nutrisi yang dipilih untuk anak.
Berita Terkait
-
Heboh! Puluhan Siswa SD di Sukabumi Keracunan, Diduga dari Susu Kedaluwarsa MBG
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga
-
Dibesarkan di Ujungberung, Sapi Khas Jawa Tengah Ini Dipilih Presiden untuk Idul Adha
-
Pedagang Daging Sapi Pasar Kosambi Bandung Kembali Berjualan Usai Mogok
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027
-
Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai
-
Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya
-
Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP
-
Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor