Ilustrasi. Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polresta Karawang mengungkap kasus dugaan penelantaran bayi perempuan yang ditemukan di dalam tas jinjing di sebuah gang di wilayah Margasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. [ANTARA]
Baca 10 detik
- Polresta Karawang mengungkap kasus penelantaran bayi perempuan dalam tas jinjing di Margasari pada Rabu, 2 September 2026.
- Petugas berhasil mengamankan dua terduga pelaku yang merupakan orang tua bayi di lokasi berbeda pada Kamis malam, 3 September 2026.
- Bayi perempuan tersebut telah dibawa ke RSUD Karawang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta koordinasi dengan Dinas Sosial setempat.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang yang diamankan untuk memastikan peran dan keterlibatan masing-masing dalam perkara tersebut.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir