Suami Dikapak Istri saat Tidur, Polisi: Pelaku Mengamuk Seperti Kerasukan

Agung Sandy Lesmana
Suami Dikapak Istri saat Tidur, Polisi: Pelaku Mengamuk Seperti Kerasukan
Am (43) pelaku atau istri yang tega membacok suami di Sukabumi. (Foto: Istimewa/via Sukabumiupdate.com)

Pelaku ini tak terkontrol mengamuk seperti orang kerasukan, sepertinya tekanan mental, saat diperiksa pun belum stabil kadang ngobrol selebihnya bungkam, sambung Sunarko.

Suara.com - Maman (47), terpaksa harus menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat dihujani sebilah kapak saat sedang tidur di rumahnya di Kampung Ciherang Rt.10/09 Desa Gunung Malang, Minggu (15/7/2019) pagi. Pelaku pembacokan itu tak lain adalah Am (40) istri korban.

Kapolsek Cikidang, AKP Sunarto menjelaskan, jika aksi pembacokan itu dilakukan sang istri secara membabi buta. Am, diduga seperti orang kerasukan ketika menyerang suaminya secara bertubi-tubi.

"Pelaku ini tak terkontrol mengamuk seperti orang kerasukan, sepertinya tekanan mental, saat diperiksapun belum stabil kadang ngobrol selebihnya bungkam," kata Sunarko seperti dilansir Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Senin (15/7/2019).

Barang bukti bantal dan kapal istri bacok suami di Sukabumi. (Sukabumiupdate.com)
Barang bukti bantal dan kapal istri bacok suami di Sukabumi. (Sukabumiupdate.com)

Dari aksi pembacokan  dengan menggunakan kapak itu, Maman menderita lebih dari lima luka terbuka dibagian tubuh dan kepala. Beruntung korban cepat dievakuasi ke rumah sakit, dan saat ini kondisinya mulai membaik, walaupun masih harus menjalani CT Scan akibat luka yang cukup dalam di bagian kepala belakang.

Terkait kasus ini, polisi telah meringkus Am setelah berhasil ditangkap warga saat mengamuk dan menyerang sang suami saat sedang tidur di kamar. Dari penangkapan itu, polisi turut bantal berlumuran darah dan kapak dengan gagang kayu panjang, yang biasa digunakan untuk membela kayu.

Ia juga menceritakan bahwa dari keterangan saksi, pelaku ini memang mengamuk hingga warga harus mengikat tangannya dengan kain. 

Sunarko menambahkan, polisi juga masih kesulitan saat menggali keterangan Am terkait motifnya saat menyerang Maman hingga luka parah. Sejauh ini, kata dia, kondisi Am masih belum stabil untuk diperiksa dalam kasus tersebut. 

Terkait kasus ini, polisi juga akan memeriksa kondisi psikologi Am untuk memastikan apakah ada gangguan kejiwaan atau tidak saat melakukan aksi pembacokan terhadap suaminya. 

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS