Tewaskan Satu Bocah, Sopir Bus Pengantar Calon Jamaah Haji Jadi Tersangka

"Diduga sopir lalai karena salah mengambil perhitungan saat melewati pagar gerbang Gedung Juang."

Dwi Bowo Raharjo
Rabu, 17 Juli 2019 | 12:11 WIB
Tewaskan Satu Bocah, Sopir Bus Pengantar Calon Jamaah Haji Jadi Tersangka
EZ, sopir bus Nuansa Ilham ditetapkan sebagai tersangka atas insiden pemberangkatan haji di Gedung Juang 45. |(Sukabumiupdate.com/Oksa BC)

SuaraJabar.id - Polres Sukabumi, Jawa Barat telah menetapkan sopir bus Nuansa Ilham bernopol F 7512 SF, berinisial EZ sebagai tersangka. Bus yang membawa calon jemaah haji itu menewaskan seorang bocah bernama Hani Shafiy Tsaniya Hasani (12).

Saat itu, bus yang dikemudikan oleh EZ menabrak pagar Gedung Juang hingga menyebabkan seorang anak perempuan tewas terhimpit pagar dan empat orang luka-luka, Selasa (16/7/2019).

"Setelah insiden terjadi, pihak kepolisian langsung melakukan oleh TKP, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan bukti-bukti, dan malam harinya telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka," ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, seperti diberitakan sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Rabu (17/7/2019).

Susatyo menjelaskan, tersangka terjerat pasal 310 ayat 4 jo ayat 2 UURI Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Kecelakaan, kata Sustyo, terjadi akibat sopir lalai.

Baca Juga:Tewas Terhimpit Bus Pengantar Jemaah Haji Sukabumi, Hani Baru Masuk SMP

"Diduga sopir lalai karena salah mengambil perhitungan saat melewati pagar gerbang Gedung Juang, sehingga menabrak pagar dan pagar tersebut menarik mahkota pilar dari pagar dan jatuh," kata dia.

"Korban meninggal dunia akibat tergencet oleh pagar dan empat lainnya tertimpa mahkota pagar yang jatuh. padahal tujuh bus sebelumnya berhasil melewati pagar dengan aman," tambah Susatyo.

Sustyo menuturkan, sopir bus tersebut telah terbiasa mengendarai bus selama 12 atau 15 tahun dan bekerja di PO Nuansa Ilham sudah lebih dari tiga tahun. Sedangkan dari hasil tes urine, sopir negatif menggunakan narkoba.

"Hasil tes urine hasilnya negatif, sehingga ini adalah murni kelalaian," pungkas Susatyo.

Baca Juga:Dua Kali Kepergok Curi Kotak Amal di Sukabumi, Pelaku: Uangnya untuk Makan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak