Rencana Pemkot Depok Putar Lagu di Lampu Lalu Lintas, Hujan Kritikan

Jika penataan angkutan umum massal sudah dilakukan, lanjut Budi, dapat dilakukan upaya-upaya pembatasan penggunaan kendaraan pribadi.

Chandra Iswinarno
Rabu, 17 Juli 2019 | 19:26 WIB
Rencana Pemkot Depok Putar Lagu di Lampu Lalu Lintas, Hujan Kritikan
Suasana lalu lintas Kota Depok. [Suara.com/Supriyadi]

SuaraJabar.id - Rencana Pemkot Depok yang akan merencanakan pemutaran lagu di sejumlah lampu lalu lintas kota tersebut dikritik Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BPTJ Budi Rahadjo mengatakan Pemkot Depok semestinya fokus dalam penanganan kemacetan di Kota Belimbing tersebut. Lantaran, saat ini permasalahan transportasi di kota tersebut sangat mendesak untuk diselesaikan.

"Kota Depok harus fokus pada solusi yang lebih komprehensif, penataan angkutan umum massal harus dilakukan, sehingga memberikan kemudahan aksesibilitas masyarakat untuk memanfaatkannya," kata Budi Rahadjo kepada Suara.com ketika dihubungi, Rabu (17/7/2019).

Jika penataan angkutan umum massal sudah dilakukan, lanjut Budi, dapat dilakukan upaya-upaya pembatasan penggunaan kendaraan pribadi. Sehingga, masyarakat akan berpindah menggunakan angkutan umum massal.

Baca Juga:Lagu Diputar di Lampu Merah, Warga Depok: Tiap Hari Dengar Bisa Stres, Pak

"Menjawab permasalahan transportasi yang dihadapi Kota Depok, itu tadi harus ada penataan angkutan massal," kata Budi Rahadjo.

Selain dari BPTJ, kritik juga disampaikan Pengamat Transportasi Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno. Ia menilai rencana pemasangan lagu di sejumlah lampu lalu lintas Kota Depok yang bertujuan menghilangkan stres saat macet, kurang tepat.

"Iya tapi kalau untuk selingan tidak masalah (dipasang lagu di lampu lintas di Depok)," kata Djoko kepada Suara.com.

Meski begitu, Djoko menyampaikan persoalan kemacetan yang ada di Kota Depok, seharusnya bisa dimulai dari political will pemkot dalam menata angkutan umum. Ia mengemukakan, jika publik yakin pemkot mempunyai political will, maka publik akan memberikan rapor bagus.

"Memang tidak mudah, tapi harys dilakukan sejak sekarang, belajar dengan KRL Jabodetabek dan banyak daerah sudah melakukan dengan kemampuan SDM dan keuangan daerahnya," jelasnya.

Baca Juga:Lagu di Lampu Merah Depok, Ridwan Kamil: Isu Lokal, Silakan Saja

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak