Tumpukan Sampah Rumah Tangga di Kali Bahagia Mengular Hingga 1,5 Kilometer

Peristiwa serupa pernah terjadi pada 2015.

Chandra Iswinarno
Senin, 29 Juli 2019 | 17:29 WIB
Tumpukan Sampah Rumah Tangga di Kali Bahagia Mengular Hingga 1,5 Kilometer
Tumpukan sampah di Kali Bahagia di Kawasan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara membuat aliran sungai tak berjalan, Senin (29/7/2019). [Suara.com/M Yacub Ardiansyah]

SuaraJabar.id - Tumpukan sampah di Kali Bahagia yang mengalir melintasi kawasan perumahan warga di Kawasan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat mulai meresahkan warga. Lantaran kali tersebut menimbulkan bau tak sedap dan juga menjadi sarang nyamuk.

"Ya kalinya bau banget mas, sudah dua minggu ini begini (banyak sampah). Sudah bilang ke RT/RW dan disampaikan ke kelurahan," kata seorang warga RT 13/11 Perumahan Graha Persada Sentosa Kaliabang Tengah, Agus (48) pada Senin (29/7/2019).

Agus mengungkapkan, selain mengeluarkan bau tak sedap ke permukiman dan perumahan warga, tumpukan sampah di kali yang melintasi sejumlah wilayah Kabupaten/Kota Bekasi ini menjadi sarang jentik nyamuk.

"Kalau malam itu nyamuknya enggak karuan mas, banyak banget. Nah tadi dari perangkat kelurahan juga sudah meninjau namun untuk hasilnya nanti seperti apa kami belum tahu," ujar Agus.

Baca Juga:Gunungan Sampah Lebih Dari Tujuh Meter di TPA Putri Cempo Terbakar

Meski begitu, ia berharap pemerintah setempat bisa ikut andil membersihkan kali tersebut.

"Khawatirnya lagi jika musim penghujan tiba namun kali belum dibersihkan, sampah bisa meluap dan bisa masuk rumah wargha kalau seperti ini," tandasnya.

Lurah Kaliabang Tengah, Setianingrum menyebut kondisi kali itu bukan sepenuhnya tanggung jawab Kota Bekasi, melainkan juga Kabupaten Bekasi. Sebab, ia mengemukakan kali tersebut berhulu di wilayah Teluk Pucung, Kali Abang (Kota Bekasi) dan hilirnya berada di wilayah Desa Bahagia sampai dengan Tarumajaya (Kabupaten Bekasi).

"Sampahnya memang ada dari Kota Bekasi, namun tidak dipungkiri dari Kabupaten Bekasi karena berdekatan juga kan dengan marakas (pusat perbelanjaan)," ujarnya

Menurut Setianingrum, peristiwa serupa pernah terjadi pada 2015. Akan tetapi, tahun ini dikatakan lebih parah. Ia menyesalkan kondisi kali itu saat ini. Karena, selama ini, klaim Setianingrum, malah Kaliabang Tengah yang lebih banyak membereskan.

Baca Juga:Sampah Plastik Menumpuk di Laut Pesisir Jakarta

"Padahal itu adalah wilayah perbatasan, dan harusnya bukan hanya Kaliabang saja yang berperan, tapi Kabupaten juga seperti Desa Setia Asih dan Kelurahan Bahagia," katanya.

Dari pantauan Suara.com, akibat padatnya tumpukan sampah tersebut membuat aliran Kali Bahagia tak dapat mengalir. Dari informasi yang dihimpun, tumpukan sampah yang didominasi plastik, styrofoam, ranting pohon dan kayu mengular hingga 1,5 kilometer dengan kedalaman 1,5 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak