Dicibir Warganet, Pria Bawa Anak dan Wanita Nekad Terobos Rel

Reza Gunadha | Rifan Aditya
Dicibir Warganet, Pria Bawa Anak dan Wanita Nekad Terobos Rel
Pria bawa anak dan wanita nekad menerobos rel JPL Stasiun Cimindi (twitter @EdanSepurID)

Berdasarkan penjelasan Edan Sepur, peristiwa ini terjadi di JPL Stasiun Cimindi, Sabtu (30/11/2019).

SuaraJabar.id - Pengendara motor nekat menerobos Jalur Perlintasan Langsung (JPL) Stasiun Cimindi, Jl. Raya Cimindi, Ciamis, Bandung, Jawa Barat. Videonya diunggah oleh akun Twitter Komunitas Edan Sepur Indonesia, pada Minggu (1/12/2019).

Berdasarkan penjelasan Edan Sepur, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (30/11/2019).

Dalam video yang berdurasi satu menit ini terlihat pengendara motor yang menerobos rel perlintasan kereta api. Bahkan mereka berniat melawan arus.

"Sudah menerobos, masih berani melawan arus dan memutar balik dengan melalui jalan rel KA ketika KA akan melintas. Yaps, inilah cerita #DisiplinPerlintasan di JPL Cimindi Sabtu," tulis @EdanSepurID.

Awalnya, pria yang membawa serta wanita dan seorang anak ini dihentikan oleh anggota komunitas Edan Sepur.

Beberapa anggota komunitas tersebut meminta pengendara motor tidak menerobos perlintasan rel dengan melawan arus. Mereka menyuruh pengendara itu untuk putar balik.

Seorang yang merekam video ini berkata, "Kemana, bapak mau kemana?"

Tapi pemotor ini tetap nekat. Lalu seorang petugas menegur dan menyuruhnya putar balik. Petugas itu berdiri tepat di depan motor untuk menghalang-halangi.

Wanita dan anak terlihat tidak hanya diam saja saat si pria berselisih dengan petugas. Hingga akhirnya pria itu terpaksa memutar balik motornya sebelum kereta api melintas.

Edan Sepur, melalui unggahannya di Twitter, mengingatkan bahwa orang yang melanggar jalur rel seperti video di atas dapat dikenakan sanksi dan denda sesuai undang-undang yang berlaku.

"Sesuai Undang-Undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 199 "Setiap orang yang berada di ruang manfaat jalan kereta api, menyeret barang di atas atau melintasi jalur kereta api tanpa hak, dan menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api yang dapat mengganggu perjalanan kereta api sebagaimana dimaksud dalam Pasal 181 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 lima belas juta rupiah)," tulis @EdanSepurID.

Mereka mengajak pengguna jalan untuk tetap disiplin dan mempergunakan jalan raya sebagaimana semestinya.

Edan Sepur juga sempat mewawancarai pemotor yang melanggar tersebut.

"Percaya tidak percaya, usai kami wawancara dengan rekan awak media. Kami bertemu dengan pelanggar ybs, kasihan saat melihat mukanya yang penuh beban hidup sepertinya," ungkap Edan Sepur.

Aksi pemotor yang menerobos rel dan melawan arus ini mendapat banyak cibiran dari warganet.

Seorang warganet berkomentar, "Kenapa gak dibiarin saja sih? kalo perlu lewat atas rel sekalian, mayan buat ngurangi populasi orang bego".

Edan Sepur menjawab, "Karena akan mengakibatkan keterlambatan dan terhambatnya perjalanan kereta api. Nanti malah ada yang maki-maki kereta telat kan, padahal bukan salah masinis atau PPKA tapi dia".

Hingga Senin (2/12/2019) siang, video pemotor yang melanggar perlintasan rel kereta api di JPL Stasiun Cimindi ini telah disaksikan warganet lebih dari 60 ribu kali.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS