Tampik Isu Jasad Corona Ditimbun karena Penolakan Warga, RSHS: Tidak Benar

Kamaruzzaman mengungkapkan, semua jenazah pasien Covid-19 di RSHS Bandung sudah dimakamkan.

Chandra Iswinarno
Kamis, 02 April 2020 | 18:29 WIB
Tampik Isu Jasad Corona Ditimbun karena Penolakan Warga, RSHS: Tidak Benar
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Antara/Bagus Ahmad Rizaldi).

SuaraJabar.id - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengonfirmasi terkait isu yang menyebut adanya penimbunan jenazah pasien Virus Corona atau Covid-19 di RSHS Bandung. Isu tersebut beredar setelah warga sekitar TPU menolak pemakaman jenazah Covid-19.

Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung M Kamaruzzaman menyatakan isu tersebut tidak benar dan menegaskan tidak ada penimbunan jenazah.

“Terkait isu adanya penumpukan jenazah di RSHS Bandung akibat adanya penolakan dari warga TPU setempat bahwa hal tersebut tidak benar,” ujar Kamaruzzaman dalam keterangan vidio, Kamis (2/4/2020).

Kamaruzzaman mengungkapkan, semua jenazah pasien Covid-19 di RSHS Bandung sudah dimakamkan. Meski sempat mendapat penolakan dari warga sekitar TPU yang merasa khawatir adanya penyebaran virus dari jenazah.

“Saya nyatakan bahwa itu tidak benar dan memang Alhamdulillah bahwa berkat bantuan dari unsur muspida Jabar seluruh jenazah Covid-19 sudah dapat dimakamkan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:Buntut Penolakan Jenazah Corona, 2 Desa di Banyumas Sukarela Siapkan Lahan

“Memang benar sempat mendapat penolakan terkait penguburan jenazah pasien Covid-19 oleh masyarakat yang khawatir bahwa jenazah akan menularkan virus,” lanjut Kamaruzzaman menambahkan.

Pihaknya mengungkapkan bahwa RSHS Bandung telah melakukan prosedur penanganan jenazah dengan baik. Dan menghimbau masyarakat untuk menerima pemakaman jenazah karena pihaknya telah melakukan prosedur penanganan dengan baik.

“Sekali lagi kami sampaikan bahwa RSHS sudah melakukan penanganan yang sesuai dengan prosedur yang sangat ketat, sehingga tidak memungkinkan terjadinya penularan baik kepada lingkungan maupun kepada masyarakat yang berada di sekitar pemakaman. Oleh karena itu kami menghimbau agar masyarakat dapat menerima jenazah-jenazah yang memang sudah selayaknya untuk dikuburkan di pemakaman,” ungkapnya.

Hingga saat ini total PDP yang dirawat di RSHS Bandung berjumlah 47 orang, dari 47 orang 26 diantaranya masih menunggu swab, sedangkan yang sudah terkonfirmasi positif berjumlah 18 orang. Sementara itu, untuk ODP yang baru pada hari ini berjumlah 6 orang, sehingga total ODP sampai hari ini berjumlah 321 orang di RSHS Bandung.

Kontributor : Emi La Palau

Baca Juga:Bupati Banyumas Menginspirasi Ikut Kubur Jenazah Corona, Dapat Bunga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak