Balita Tak Sengaja Minum Disinfektan Corona, Dilarikan ke RS

Sang Ayah, SH mengatakan, anaknya meminum sisa cairan disinfektan yang ditampung di dalam botol bekas air mineral.

Reza Gunadha
Senin, 20 April 2020 | 21:43 WIB
Balita Tak Sengaja Minum Disinfektan Corona, Dilarikan ke RS
Balita berusia 2 tahun warga Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tergolek lemah di ruang IGD RSUD Palabuhanratu, Senin (20/4/2020). [Sukabumiupdate]

SuaraJabar.id - Balita berusia 2 tahun warga Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tergolek lemah di ruang IGD RSUD Palabuhanratu, Senin (20/4/2020).

Anak laki-laki tersebut dilarikan ke rumah sakit karena tak sengaja meminum cairan disinfektan.

Sang Ayah, SH mengatakan, anaknya meminum sisa cairan disinfektan yang ditampung di dalam botol bekas air mineral.

Peristiwa itu terjadi usai SH yang merupakan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung melakukan penyemprotan disinfektan anti-virus corona  covid-19 di masjid dan sekitar rumahnya.

Baca Juga:WHO Larang Cuci Makanan dengan Disinfektan, Begini Anjuran yang Benar

Ketika itu sang anak pulang ke rumah ke rumah setelah bermain diantar kakeknya. Kemudian anak itu meminta minum, dan tanpa diketahui mengambil botol berisi disinfektan tersebut.

Entah bagaimana anak itu bisa tahu ada botol berisi cairan di dalam rumah itu. Sebab SH sudah menyimpan cairan disinfektan itu di bawah kursi.

Karena SH sadar kalau cairan itu berbahaya sehingga disimpan ditempat tersembunyi dan jauh dari jangkauan anak-anak.

"Mungkin haus langsung ambil sisa cairan yang saya simpan di botol bekas minuman air mineral," ungkapnya seperti dikutip Suara.com dari Sukabumiupdate.com.

Beruntungnya, ketika baru minum sedikit orang tua anak melihatnya. SH bergegas mencoba mengeluarkan cairan disinfektan itu dari dalam tubuh anaknya menggunakan minyak sayur kemudian muntah.

Baca Juga:Kades Perkosa Pemilik Rumah saat Semprot Disinfektan, Modusnya Minta Minum

Namun karena kondisinya lemah, langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu dan mendapat penanganan.

"Sudah tadi ditangani tim medis, saat ini anak saya masih lemah menggunakan alat bantu pernapasan di rumah sakit," jelasnya.

Namun petugas medis RSUD Palabuhanratu, menyarankan anaknya dibawa ke rumah sakit yang memiliki ruang PICU. Namun RS yang memiliki PICU itu saat ini dalam keadaan penuh.

"Kata petugas medis perlu dirawat di ruang PICU dan ada di RSUD R Syamsudin SH dan RS Hermina hanya katanya (petugas medis) dua RS itu penuh," katanya.

SH berharap anaknya segera mendapat rujukan ke rumah sakit lain yang memadai dan memiliki ruang PICU, karena saat ini kondisi anaknya masih lemah.

"Kata tim medis ada pembengkakan di tenggorokan anak saya, semoga segera mendapat rujukan dan mendapat ruangan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak