facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dibacok saat Tidur, Motif Agus Incar Keluarga Perawat karena Rumahnya Bagus

Agung Sandy Lesmana Kamis, 23 April 2020 | 13:51 WIB

Dibacok saat Tidur, Motif Agus Incar Keluarga Perawat karena Rumahnya Bagus
Pelaku kasus pembacokan satu keluarga tenaga medis di Purwakarta. (Ayopurwakarta).

"Alasan pelaku mengincar korban, karena kondisi rumahnya bagus dan dianggap orang berada,"

SuaraJabar.id - Motif Agus membacok satu keluarga perawat di Purwakarta akhirnya terbongkar. Alasan Agus beraksi mencuri di rumah tersebut karena keluarga korban dianggap orang berduit.

Kapolres Purwakarta, AKBP Indra Setiawan menegaskan, pelaku adalah tetangga korban. Hasil dari penyelidikan kasus ini merupakan tindakan pencurian dalam kekerasan.

"Alasan pelaku mengincar korban, karena kondisi rumahnya bagus dan dianggap orang berada," kata Indra Suara.com dari dari Ayopurwakarta, Rabu kemarin.

Saat ditanya alasan melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam kepada ketiga korban, Ia mengaku takut ketahuan karena korban perempuan terbangun.

Baca Juga: Layani Tamu saat Corona, LC Karaoke Digerebek Lagi Asyik Goyang

"Saat saya masuk ke dalam kabar, salah seorang korban terbangun, saya kaget dan takut ketahuan, makanya melakukan itu," ujar dia.

Kurang 24 jam setelah beraksi, Agus berhasil ditangkap polisi di wilayah Kabupaten Purwakarta. Pelaku ditangkap saat tengah berbelanja di salah satu minimarket.

Adapun barang bukti yang turut diamankan diantaranya sebilah golok, dua dompet, beberapa lembar pecahan uang 50 ribu hasil curian, dan beberapa pakaian milik korban dan pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Diketahui, satu keluarga di Kampung Munjul Kelurahan Munjuljaya Kecamatan Kabupaten Purwakarta, Selasa (21/4/2020) menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK).

Baca Juga: Lagi Ada Corona, Ibu-ibu Kejar Jokowi Demi Sekarung Beras, Videonya Viral

Dalam kejadian itu, pemilik rumah Dedi Rukmayadi (35) pekerja swasta dan Kurniawati (36) petugas medis, yang merupakan pasangan suami istri itu, menjadi sasaran pembacokan beserta satu orang anaknya yang masih balita.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait