Kecelakaan Laut di Perairan Cianjur, Galang Ditemukan Tak Bernyawa di Garut

Rizki Nurmansyah
Kecelakaan Laut di Perairan Cianjur, Galang Ditemukan Tak Bernyawa di Garut
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

"Jenazah Galang akan dibawa langsung ke rumah duka di Binuangeun, Banten."

SuaraJabar.id - Keberadaan nakhoda perahu fiber Putra Tunggal 03, Galang (28), yang mengalami kecelakaan laut akhirnya ditemukan.

Warga Binuangeun, Banten itu ditemukan nelayan Muara Cilayu, perairan Rancabuaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada, Selasa (5/5/2020) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Dikutip dari Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Rabu (6/5/2020), saat ditemukan, pria berusia 28 tahun itu sudah tak bernyawa.

"Galang ditemukan di Rancabuaya, Garut. Ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan menggunakan kecrik (jala)," ucap Ketua Rukun Nelayan Ujung Genteng, Asep Jeka.

Galang merupakan nakhoda perahu fiber Putra Tunggal 03 milik Slamet (51 tahun) warga Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Perahu yang Galang kemudikan bersama seorang ABK bernama Sidik (30 tahun) mengalami kecelakaan laut di perairan Cidaun-Jayanti, Kabupaten Cianjur pada, Senin (4/5/2020) dini hari.

Sidik berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.

Beberapa jam setelah kejadian, perahu Putra Tunggal 03 ditemukan terdampar di pesisir pantai kawasan Cidaun, Kabupaten Cianjur dalam kondisi rusak berat.

Sementara jenazah Galang berhasil ditemukan satu hari setelahnya.

"Jenazah Galang akan dibawa langsung ke rumah duka di Binuangeun, Banten. Sekarang sedang proses persiapan," pungkas Asep.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS