Pedagang Pasar Antri Cimahi Positif COVID-19, Diumumkan saat Lebaran

Pengumuman itu diumumkan saat lebaran, Minggu (24/5/2020) hari ini.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 24 Mei 2020 | 18:58 WIB
Pedagang Pasar Antri Cimahi Positif COVID-19, Diumumkan saat Lebaran
Ilustrasi pedagang pasar. (Antara)

SuaraJabar.id - Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyatakan ada empat kasus positif COVID-19 baru. Dua di antaranya merupakan pedagang di Pasar Antri Kota Cimahi. Pengumuman itu diumumkan saat lebaran, Minggu (24/5/2020) hari ini.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan adanya kasus positif itu merupakan penanda adanya penambahan kluster baru di Kota Cimahi. Dua pedagang itu merupakan perempuan berusia lanjut dari Kota Cimahi, dan laki-laki dari Kabupaten Bandung Barat.

"Ada empat positif, dua pedagang di Pasar Antri dan dua lagi merupakan warga Cibabat, bukan pedagang Pasar Antri," kata Chanifah.

Saat ini, ia memastikan keduanya telah menjalani perawatan sesuai protokol COVID-19 di RSUD Cibabat Cimahi. Sebelumnya mereka diketahui menjalani swab test di Pasar Antri.
Hingga saat ini, belum seluruhnya hasil tes swab di Pasar Antri keluar. Dinkes Cimahi menurutnya masih menunggu sisanya yang sebanyak 50 pedagang yang melakukan tes pada Jumat (15/5/2020) lalu.

Baca Juga:Carut Marut Pembagian Bansos di Jember: Pak RT Pusing, Orang Miskin Kecewa

Maka dari itu, Dinas Kesehatan tengah melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang berkontak dengan dua pasien yang merupakan pedagang kelontong dan bumbu di Pasar Antri. Tracing sendiri dilakukan lantaran keduanya masih beraktivitas hingga hasil tes keduanya keluar pada Sabtu (23/5/2020) kemarin.

"Kita langsung melacak, siapa saja pedagang dan pembeli yang kontak erat dengan pasien positif itu. Dipastikan akan sangat banyak, makanya kita beritahu agar yang merasa kontak dengan dua orang itu langsung menghubungi Dinkes untuk melakukan swab test," katanya.

Saat ini Pemerintah Kota Cimahi bertindak dengan menutup operasional Pasar Antri selama 14 hari ke depan demi mencegah perluasan mata rantai COVID-19.

"Kita harus lakukan sterilisasi pasar dan kios. Sambil melacak pedagang. Sekalipun yang positif hanya satu, tapi pasar pasti tetap akan ditutup," kata dia. (Antara)

Baca Juga:Arus Lalu Lintas di Seputaran Kebun Raya Bogor saat Hari Lebaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak