Geger! Gali Septic Tank, Guru Ngaji di Bogor Temukan Kerangka Misterius

Rizki Nurmansyah
Geger! Gali Septic Tank, Guru Ngaji di Bogor Temukan Kerangka Misterius
Kerangka manusia misterius ditemukan guru ngaji asal Bogor, Rafi Almunir, saat dirinya hendak membuat lubang septic tank, Rabu (27/5/2020). [Ist]

Warga sempat melakukan mediasi dengan mahkluk astral guna mencari tahu pemilik kerangka misterius tersebut.

SuaraJabar.id - Kerangka misterius dan sejumlah benda diduga peninggalan kolonial Belanda ditemukan seorang warga Kampung Cigorowong, Desa Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kerangka misterius ini ditemukan oleh Rafi Almuniri yang juga guru ngaji di wilayah setempat.

Rafi mengatakan temuan tersebut berawal saat dirinya sedang menggali tanah untuk membuat lubang septic tank pada, Rabu (27/5/2020).

Saat sampai di kedalaman sekitar 3,5 meter, cangkul yang digunakan Rafi menyentuh benda mencurigakan. Saat digali lebih teliti benda tersebut diketahui merupakan kerangka manusia.

"Baru kedalaman sekitar 3,5 meter ditemuin kerangka manusia. Kondisinya berantakan yang terlihat jelas cuma tengkorak, tangan sama kaki," kata Rafi saat dihubungi SuaraJabar.id, Jumat (29/5/2020).

Selain kerangka manusia misterius, didekatnya juga ditemukan 4 keping uang koin yang bertuliskan tahun 1837 dan perhiasan berupa satu buah cincin warna hitam yang dikenakan di bagian jari kerangka.

"Koinnya ada dua macam, ada koin gambar mahkota dan gambar singa, lion. Satu lagi koin Belanda Leiden Indie tahun 1837. Terus ada tusuk konde di bagian kepala sama kaca, kacanya sudah hancur," jelasnya.

Koin peninggalan zaman kolonial Belanda. [Ist]
Koin peninggalan zaman kolonial Belanda. [Ist]

Karena penasaran, warga pun mencoba melakukan mediasi dengan mahluk astral. Hasilnya, diduga kerangka itu merupakan perempuan korban kekerasan dan pemerkosaan zaman Belanda.

"Iya sempat dilakukan mediasi, tapi wallahu a'lam ya. Katanya dia perempuan, pernah disiksa sampai diperkosa sama gerombolan Belanda," beber Rafi.

Saat ini, kerangka manusia tersebut sudah dimakamkan kembali di pemakaman kampung setempat.

Sementara untuk benda-benda seperti koin dan cincin diamankan sementara ke pihak Koramil.

"Barang-barangnya dibawa kemarin ke Koramil. Kalau kerangkanya sudah kita kuburkan di pemakaman sebelah," tandasnya.

Kontributor : Zian Alfath

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS