36 Karyawan dan Keluarga PT Unilever Cikarang Bekasi Positif Covid-19

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama manajemen perusahaan Unilever terus melacak kemungkinan penyebaran virus terhadap karyawan lainnya yang berjumlah 500 orang.

Reza Gunadha
Jum'at, 03 Juli 2020 | 13:46 WIB
36 Karyawan dan Keluarga PT Unilever Cikarang Bekasi Positif Covid-19
ILUSTRASI. [unilever.co.id]

SuaraJabar.id - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengonfirmasi, area PT Unilever Savoyry Factory menjadi klaster baru penyebaran virus corona covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengungkapkan, pendataan hingga Jumat (3/7/2020) siang, terdapat 36 orang dalam area itu positif terinfeksi virus corona.

"Rinciannya, 21 karyawan dan 15 orang keluarga mereka," kata Alamsyah.

Dia mengatakan, data itu didapat setelah digelar tes swab terhadap 265 karyawan PT Unilever.

Baca Juga:Karyawan Positif Corona, Unilever Hentikan Operasional Pabrik di Cikarang

Ia mengatakan, 15 orang keluarga yang  ikut terinfeksi tersebut disebabkan interaksi mereka dengan para karyawan.

Kekinian, kata dia, 36 pasien positif covid-19 tersebut sudah dirawat di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama manajemen perusahaan Unilever terus melacak kemungkinan penyebaran virus terhadap karyawan lainnya yang berjumlah 500 orang.

Sementara itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengintruksikan perangkat daerah untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di sektor Indonesia. 

”Kita awasi penerapan protokol kesehatan disetiap industri, karena penyebaran baru berada di klaster buruh,” katanya, Jumat (3/7/2020) di Komplesk Pemda Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:Diserang Warganet karena Dianggap Dukung LGBT, Unilever Angkat Bicara

Eka khawatir penyebaran Covid-19 masif di Kabupaten Bekasi menyasar kalangan buruh. Soalnya, Kabupaten Bekasi merupakan wilayah yang mempunyai kawasan industri terbesar di Asia.

”Kabupaten Bekasi ini daerah industri terbesar di Asia, jangan sampai ada lagi penambahan klaster-klaster yang baru lagi. Apalagi sektor industri, makanya kita bakal awasi secara ketat,” ujarnya.

Meski demikian, Eka meminta masyarakat Kabupaten Bekasi tidak perlu khawatir dan panik. Tindakan untuk memastikan kesehatan dan keselematan masyarakat dilingkungan sekitar sudah dilakukan dengan sangat ketat sesuai protokol kesehatan, termasuk kekhawatiran produk yang dihasilkan dapat terkontaminasi. Karena sudah dilakukan pengecekan tim kesehatan.

Hingga saat ini, Gugus tugas dengan perusahaan masih mendalami bukan mereka - reka. Untuk mengetahui awal mata rantainya. Klaster Unilever membuat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali melonjak di Kabupaten Bekasi menjadi 284 kasus dengan 224 sembuh dan 20 meninggal. Sedangkan total kasus aktif berjumlah 40 kasus.

Setop operasional

PT Unilever Indonesia Tbk menghentikan sementara kegiatan operasional di Gedung TBB yang berada dalam kompleks pabrik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak