BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Kota Banjar salurkan 5.000 liter air bersih untuk 250 warga Dusun Pangasinan yang terdampak kekeringan akibat kemarau.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:19 WIB
BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
BPBD Kota Banjar kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak krisis air akibat musim kemarau. [Harapanrakyat]
Baca 10 detik
  • BPBD Kota Banjar mendistribusikan 5.000 liter air bersih kepada 250 warga Desa Binangun pada Jumat, 31 Juli 2026.
  • Penyaluran dilakukan untuk mengatasi krisis air akibat musim kemarau yang menyebabkan sumur warga mengalami kekurangan debit air.
  • BPBD telah menyalurkan total 35.000 liter air kepada 8.000 jiwa dan akan menjadwalkan distribusi berkala.

SuaraJabar.id - BPBD Kota Banjar kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak krisis air akibat musim kemarau.

Kali ini, bantuan sebanyak 5.000 liter disalurkan kepada warga Dusun Pangasinan, RT 12 RW 11, Desa Binangun, yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Banjar, Solihan Sukriatman, mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah BPBD menerima permohonan dari warga. Sebanyak 250 jiwa menjadi penerima manfaat dalam penyaluran air bersih tersebut.

"Tadi kami mendistribusikan 5.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 250 jiwa yang terdampak kekeringan," kata Solihan melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga:Dua Perahu Karet Sisir Jalur Maut: Jejak Aris Masih Nihil Setelah Truknya Terjun ke Sungai Citanduy

Menurut Solihan, berkurangnya debit air pada sumur-sumur warga akibat musim kemarau menjadi penyebab utama krisis air bersih di wilayah tersebut.

Sebelum menyalurkan bantuan ke Desa Binangun, BPBD juga telah mengirimkan air bersih ke Kelurahan Hegarsari dan Desa Sukamukti yang mengalami kondisi serupa.

Dalam sepekan terakhir, BPBD Kota Banjar telah mendistribusikan total 35.000 liter air bersih kepada warga di sejumlah wilayah terdampak. Bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 8.000 jiwa.

Wilayah yang saat ini menjadi prioritas penyaluran air bersih meliputi Desa Binangun, Desa Sukamukti, dan Kelurahan Hegarsari.

Solihan mengatakan BPBD akan menjadwalkan distribusi air bersih secara berkala selama musim kemarau, dengan penyaluran dilakukan berdasarkan permohonan yang diajukan masyarakat dan hasil asesmen di lapangan.

Baca Juga:Tragedi Subuh di Sungai Citanduy: Detik-detik Truk Terjun Bebas 13 Meter, Sopir Hilang Ditelan Arus

"Kami akan melakukan penjadwalan distribusi air bersih secara rutin untuk wilayah terdampak sesuai permohonan yang masuk," ujarnya.

BPBD Kota Banjar juga mengimbau masyarakat yang mengalami krisis air bersih untuk segera mengajukan permohonan bantuan. Setiap pengajuan akan ditindaklanjuti dengan survei lapangan sebelum bantuan disalurkan.

Selain itu, warga diminta menyiapkan bak penampungan sebagai tempat penyimpanan air yang didistribusikan agar penyaluran dapat berlangsung lebih efektif dan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak