Diduga Stres, Riyan Gantung Diri di Pohon Rambutan, Dikerubuti Semut Merah

Rizki Nurmansyah
Diduga Stres, Riyan Gantung Diri di Pohon Rambutan, Dikerubuti Semut Merah
Ilustrasi gantung diri (Shutterstock)

"Diduga melakukan gantung diri sekitar pukul 04.30 WIB," terang Dading.

SuaraJabar.id - Seorang pemuda di Kampung Mayak, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat nekat gantung diri pada, Kamis (9/7/2020). Ia diduga mengakhiri hidup karena stres.

PJS Sekretaris Kecamatan Cikembar, Dading membeberkan, pelaku gantung diri bernama Riyan.

Pemuda 28 tahun itu melakukan di pohon rambutan, dan

Semasa hidup, kata Dading, Riyan seringkali terlihat murung dan kerap mondar-mandir di jalan.

Terakhir kali warga melihatnya berada di Jalan Raya Mayak-Cilaksanan Desa Bojongkembar sekira pukul 03.00 WIB.

"Ia mengalami stres sudah lebih dari tujuh tahun yang lalu. Diduga melakukan gantung diri sekitar pukul 04.30 WIB," terang Dading saat dihubungi Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Jumat (10/7/2020).

Jasad pemuda itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Eni (40 tahun).

Saat itu, Eni hendak menjemur pakaian di halaman Madrasah Diniyah (MD) Sunanul Huda sekira pukul 08 00 WIB.

"Saat ditemukan, jasad korban sudah banyak dikerubuti semut merah. Setelah itu, saksi mata ini langsung melaporkan peristiwa tersebut kepasa ketua RT dan RW. Peristiwa ini membuat geger warga Desa Bojongkembar, bahkan menjadi tontonan," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikembar AKP Fery Poloso menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Cikembar, kondisi jenazah sudah lebam dan keluar sperma.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS