Di Balik Mayat Bocah Dalam Toren, Polisi Curiga Ada Eksploitasi Anak

Pebriansyah Ariefana
Di Balik Mayat Bocah Dalam Toren, Polisi Curiga Ada Eksploitasi Anak
Ratusan warga menyaksikan proses rekonstruksi pembunuhan bocah di Cicalengka dengan cara dimasukan ke dalam toren air, Senin (21/7/2020). (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

Tersangka Pembunuhan anak tersebut berprofesi sebagai pengamen, begitu juga dengan ibu korban. Suami istri tersebut, disebut sering membawa anak-anaknya mengamen.

SuaraJabar.id - Kepolisian Polresta Bandung mencium ada eksploitasi anak di balik pembunuhan bocah 5 tahun, Aulia Eka Yanti yang dilakukan ayah tirinya, Hamid Arifin (25). Pembunuhan itu terjadi di Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Tersangka Pembunuhan anak tersebut berprofesi sebagai pengamen, begitu juga dengan ibu korban. Suami istri tersebut, disebut sering membawa anak-anaknya mengamen.

"Untuk dugaan eksploitasi anak, kami masih mendalaminya bekerjasama dengan P2TP2A," ujar Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Agta Bhuana Putra di Cicalengka, Selasa (21/7/2020).

Ada eksploitasi anak dengan memaksa atau dibawa mengamen. Hal tersebut merupakan kasus berbeda dengan Pembunuhan.

"Beda kejadian, beda kasus juga. Makanya dilakukan pendalaman," katanya.

Tersangka sendiri mengakui jika anak-anaknya sering dibawa mengamen oleh ibunya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS