Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 di Jawa Barat Capai 56 Persen

Ari Syahril Ramadhan Senin, 28 September 2020 | 18:15 WIB

Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 di Jawa Barat Capai 56 Persen
Ilustrasi. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Suara.com/Emi)

Ridwan Kamil menyebut bahwa hingga saat ini pihaknya tengah menyiapkan ruang isolasi bagi Orang Tanpa Gejala (OTG).

SuaraJabar.id - Tingkat keterisian rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Jawa Barat terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, tingkat keterisian RS telah mencapai 56 persen, mendekati standar WHO 60 persen.

“Dari sisi keterisian RS juga sudah lampu kuning, kita sekarang keterisian secara umum baik ruang isolasi, IGD dan lain-lain itu di 56 persen, jadi standar WHO itu kurang lebih 60 persen, kita sudah secara umum mendekati, jadi ini juga menjadi perhatian kita di minggu ini,” kata Ridwan Kamil dalam konferensi pers daring, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (28/9/2020).

Meski cukup tinggi, Emil mengungkapkan tingkat kematian di Jawa Barat semakin turun. Ia menyebut, dua minggu lalu angka kematian berada di 2,4 dan saat ini turun di 1,8. Begitupun dengan tingkat kesembuhan yang mengalami peningkatan.

“Berita baiknya adalah yang namanya tingkat kematian, perhari ini kita semakin turun, jadi yang meninggal semakin sedikit, yang sembuh juga makin baik walaupun belum memuaskan, dua minggu lalu di 53 persen, sekarang di 61 persen, mudah-mudahan bisa menguat,” katanya.

Ridwan Kamil menyebut bahwa hingga saat ini pihaknya tengah menyiapkan ruang isolasi bagi Orang Tanpa Gejala (OTG). Pihaknya akan menyiapkan 18 hotel yang tersebar di Bandung Raya dan Bodebek.

“Dalam rangka pengisolasian OTG, sedang dikoordinasikan oleh Sekda ada 15 hotel di Bandung raya. Dan 3 hotel sementara di Bodebek yang akan dipergunakan untuk ruang isolasi di hotel,” ungkapnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah pusat mengenai ruang isolasi di hotel. Hal tersebut kata Emil dikarenakan sistem pembayaran hotel ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

Hingga saat ini, berdasarkan pantauan SuaraJabar.id data di laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) tercatat hingga pukul 17.00 WIB kasus positif di Jabar bertambah 489 kasus baru sehingga total sudah ada 21.443 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jabar.

Sementara yang saat ini sedang dalam perawatan ada 7.872, pasien sembuh bertambah 307 orang sehingga total yang sembuh ada 13.181, dan pasien meninggal dunia bertambah 3 orang total menjadi 390 pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Jabar.

Kontributor : Emi La Palau

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait