Sebut Pesantren Jangan Jadi Limbah Wabah, Ketua DPRD Kuningan Panen Hujatan

Dalam video berdurasi 5 menit 23 detik itu, Nuzul menyoroti lonjakan kasus corona di Ponpes Khusnul Khatimah, Kuningan, Jawa Barat.

Ari Syahril Ramadhan
Senin, 05 Oktober 2020 | 14:42 WIB
Sebut Pesantren Jangan Jadi Limbah Wabah, Ketua DPRD Kuningan Panen Hujatan
Video provokatif Ketua DPRD Kuningan. (YouTube/Kuningan AYEUNA)

"Tapi di sisi lain, kegiatan lain misalnya laundry. Laundry itu kan berapa ribu potong pakaian yang dilaundrykan. Baju itu media, berpotensi untuk menyebarkan," sambung Nuzul.

Pernyataan Nuzul itu pun membuat publik geram salah satunya pemilik akun Dicky Cus***.

"Bapa lucu sekali berbicara sekelas Ketua DPRD dengan kata-kata LIMBAH. Bapak jangan lupa ikut sekolah lagi, supaya Bapak paham berbicara yang baik & benar itu seperti apa. Satu lagi pak, Bapak berbicara protokol kesehatan? Bapa sehat di samping bapa itu jaraknya berapa meter?" timpalnya.

"Pejabat gak cerdas, bukan cari solusi malah gak pantas menyebut ponpes limbah, padahal sebaliknya, menggeliatkan ekonomi sosial keagamaan," sambung akun Kusnaidi Aba*****

Baca Juga:Meninggal Karena Covid-19, Ahli Waris Dapat Rp15 Juta, Ini Syaratnya

"Pak tolong diperbaiki perkataannya , pakai masker , fisikal distancing bapak ini pejabat kalau pejabatnya kaya gini bagaimana rakyatnya? Kami santri bukan limbah," ujar warganet lainnya Rafael ****

Video selengkapnya di sini.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak