alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Melawan saat Dirampok, Paha Perempuan Ini Disayat Begal

Ari Syahril Ramadhan Senin, 09 November 2020 | 12:43 WIB

Melawan saat Dirampok, Paha Perempuan Ini Disayat Begal

"Pas pelaku mau ngelakuin itu kedua kali, keburu ada pengendara lain dan pelaku langsung kabur," tandasnya.

SuaraJabar.id - Kondisi gelap membuat begal leluasa beraksi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berlokasi di Kampung Tenjoayu, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Minimnya lampu penerangan, menjadikan JPO ini rawan terjadi aksi kejahatan di malam hari.

Aal, warga Desa Tenjoayu mengaku saudaranya nyaris menjadi korban pembegalan saat melintas di jembatan tersebut.

"Kejadiannya hari Jumat dua minggu lalu sekira pukul 00.00 WIB malam," ucap Aal kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, Senin (9/11/2020).

Baca Juga: Bekuk Dua Pembegal Sepeda Perwira Marinir, Polisi Masih Buru 2 Pelaku Lain

Aal menceritakan, saat itu saudaranya yang merupakan seorang perempuan hendak pulang setelah bekerja di salah satu perusahaan. Ketika melintasi jembatan tersebut, tiba-tiba diikuti oleh sepeda motor yang ditumpangi dua orang laki-laki. Kemudian sepeda motor itu mendekat dan mengeluarkan senjata tajam.

"Saudara saya sempat melawan dan kena sayatan di bagian paha. Pas pelaku mau ngelakuin itu kedua kali, keburu ada pengendara lain dan pelaku langsung kabur," tandasnya.

Sebenarnya, sudah banyak warga yang mengeluhkan minimnya penerangan di JPO ini. Agung Mustofa misalnya, Ia mengatakan, JPO yang berada di atas rel kereta api itu minim penerangan. Kondisi itu membuat warga merasa tidak nyaman saat melintas di wilayah tersebut.

"Kondisi jalannya baru, tapi gelap. Sering ada warga yang diikuti orang yang gak dikenal. Saya khawatirnya kalau keluarga saya mau lewat ketika malam hari," terangnya.

Baca Juga: Begal Sepeda Perwira Marinir, Polisi: Dua Pelaku Sudah Ditangkap

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait