Guru Ngaji Terlilit Hutang dan Menjambret, Pemerintah Harus Turun Tangan

"Meskipun jauh untuk memenuhi kebutuhan, tapi minimalnya ada perhatian dari pemerintah daerah,"

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 11 November 2020 | 18:01 WIB
Guru Ngaji Terlilit Hutang dan Menjambret, Pemerintah Harus Turun Tangan
Ilustrasi. Nonton bareng film Guru Ngaji bareng anak panti asuhan. (istimewa)

SuaraJabar.id - Front Pembela Islam (FPI) Jawa Barat meminta pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial dan memperhatikan kesejahteraan para ustadz dan guru ngaji di daerah.

Hal ini diungkapkan Ketua Badan Pengkaderan Front (BPF) FPI Jawa Barat, Ustadz Acep Sofian. Menurutnya, guru ngaji dan ustadz memiliki peranan penting dalam pembangunan karakter generasi penerus bangsa.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, banyak orang yang mengalami kesulitan ekonomi. Sebagian di antara mereka adalah orang yang sebelum masa pandemi memiliki pekerjaan dan penghasilan yang layak.

Sedangkan ustadz dan guru ngaji, sebelum masuk masa pandemi pun penghasilannya sudah tak menentu. Memasuki masa pandemi, banyak ustadz dan guru ngaji yang mengalami kesulitan.

Baca Juga:Anies Baswedan Mendadak Temui Rizieq Shihab, Ada Apa?

Seorang guru ngaji di Kota Cimahi bernama Eri Rustandi (43) misalnya. Ia sudah tak sanggup memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga harus berhutang ke rentenir.

Karena tidak ada pemasukan yang pasti, hutang yang semakin membengkak akibat bunga yang tinggi membuat Eri akhirnya nekat menjambret untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membayar tagihan ke rentenir.

Akibat perbuatannya, Eri kini mendekam di sel tahanan Polres Cimahi. Ancaman hukuman penjara pun membayangi guru ngaji itu.

Ustadz Acep mengatakan, dirinya sangat geram mendengar kabar ini. Seharusnya kata dia, pemerintah memberikan perhatian pada para ustadz dan guru ngaji, terlebih di masa pandemi seperti ini.

Menurutnya, beberapa daerah sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk ustadz dan guru ngaji. Kota Tasikmalaya misalnya. Namun karena keuangan pemerintah daerah yang terbatas, nilainya pun tak besar.

Baca Juga:Isi Pertemuan Antara Anies Baswedan dan Rizieq Shihab

"Meskipun jauh untuk memenuhi kebutuhan, tapi minimalnya ada perhatian dari pemerintah daerah," ujarnya ketika dihubungi Suarajabar.id, Rabu (11/11/2020).

Ia meminta pemerintah pusat juga turut membantu.

"Kalau pemerintah pusat keuangannya lebih besar," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak