- Tramadol adalah obat pereda nyeri golongan opioid yang penggunaannya wajib menggunakan resep dokter.
- Penyalahgunaan Tramadol dapat menyebabkan kantuk, mual, ketergantungan, gangguan fungsi otak, hingga kejang.
- Masyarakat dilarang mengonsumsi Tramadol secara ilegal guna mencegah risiko overdosis yang mengancam jiwa.
SuaraJabar.id - Tramadol merupakan obat pereda nyeri yang termasuk golongan opioid dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep serta pengawasan dokter.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, penyalahgunaan Tramadol kerap menjadi perhatian aparat penegak hukum karena diduga berkaitan dengan berbagai tindak kriminal dan gangguan ketertiban masyarakat.
Bahkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sampai menggelar sayembara agar masyarakat ikut memberantas penjualan tramadol ilegal.
Penggunaan Tramadol yang tidak sesuai aturan dapat menimbulkan berbagai efek samping, bahkan berisiko membahayakan kesehatan.
Baca Juga:Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
Melansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah efek Tramadol yang perlu diketahui.
![Barang bukti tramadol dan hexymer serta uang hasil penjualan pengedar di Serang, Banten. [IST]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/03/10/37979-barang-bukti-tramadol-dan-hexymer-serta-uang-hasil-penjualan-pengedar-di-serang-banten-ist.jpg)
1. Menyebabkan Kantuk dan Penurunan Konsentrasi
Efek samping yang paling umum adalah rasa kantuk, pusing, dan menurunnya kemampuan berkonsentrasi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat mengemudi atau mengoperasikan mesin.
2. Memicu Mual dan Muntah
Sebagian pengguna mengalami gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, sembelit, hingga mulut kering. Keluhan ini biasanya muncul pada awal penggunaan obat.
Baca Juga:Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi
3. Menimbulkan Ketergantungan
Karena termasuk golongan opioid, Tramadol memiliki potensi menyebabkan ketergantungan apabila digunakan dalam jangka panjang atau tanpa pengawasan dokter. Pengguna dapat merasa sulit menghentikan konsumsi obat meski tidak lagi membutuhkan terapi nyeri.
4. Mengganggu Fungsi Otak
Penyalahgunaan Tramadol dalam dosis tinggi dapat memengaruhi fungsi otak. Pengguna dapat mengalami kebingungan, penurunan kesadaran, halusinasi, hingga perubahan perilaku.

5. Meningkatkan Risiko Kejang
Salah satu efek serius Tramadol adalah meningkatnya risiko kejang, terutama jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan atau dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu yang memengaruhi sistem saraf pusat.