alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Angka Pengangguran Jakarta Tertinggi, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Kamis, 26 November 2020 | 19:53 WIB

Angka Pengangguran Jakarta Tertinggi, Ini Penjelasan Pemprov DKI
Ilustrasi --angka pengangguran di DKI Jakarta paling tinggi di Indonesia berdasarkan data BPS 2020.

Sri haryati menyebut pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya.

SuaraJabar.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pengangguran DKI Jakarta tertinggi se-Indonesia. Berdasarkan catatan BPS awal November 2020, Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT ibu kota sebesar 10,46 persen.

Menanggapi hal ini, Asisten Perekonomian DKI Jakarta Sri haryati menyebut pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya. Sebab penyebaran virus yang awalnya ditemukan di China itu membuat banyak perusahaan bidang jasa yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

“Iya kan karena masa pandemi. Karena di Jakarta itu kalau kami lihat dari struktur ekonomi, 72 sampai 73 persen kan itu dari jasa,” ujar Sri di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Kendati demikian, Sri mengaku kondisi perekonomian Jakarta akan membaik karena sejumlah sektor usaha kembali dibuka sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB transisi. Nantinya para pekerja yang di-PHK bisa kembali mulai bekerja karena perusahaan akan mulai merekrut karyawan begitu kondisi keuangan membaik.

Baca Juga: Resepsi Pernikahan Diperbolehkan, Banyak Hotel di Jakarta Ajukan Izin

“Pada saat ada pembatasan sosial, otomatis pasti terdampak. Insyaallah Allah, di masa transisi ini, sudah semakin membaik, asal masyarakat patuh 3M,” imbuhnya.

Namun, saat ditanya berapa target angka penurunan pengangguran, Sri menyebut pemiliknya tak memilikinya.

“Kalau bicara target, kami ingin ke kondisi awal, tetapi kan tidak bisa serta merta kembali seperti itu,” pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait