- Pemkab Pangandaran menyiagakan sembilan puskesmas jalur utama dan fasilitas kesehatan jalur alternatif jelang arus mudik Lebaran 2026.
- Dinas Kesehatan menyiapkan tenaga medis lengkap serta ambulans dan motor layanan kesehatan siaga 24 jam penuh.
- Kesiapan ini bertujuan menjamin pelayanan kesehatan cepat bagi pemudik dan wisatawan selama masa libur Idulfitri.
SuaraJabar.id - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mulai bersiap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat dan wisatawan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiagakan layanan kesehatan di sejumlah titik jalur utama menuju kawasan wisata Pangandaran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para pemudik maupun wisatawan yang datang tetap mendapatkan pelayanan kesehatan cepat dan mudah dijangkau selama masa libur Idulfitri.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yadi Sukmayadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang tersebar di berbagai jalur strategis.
Baca Juga:Curi 420 Ayam Petelur Senilai Rp147 Juta, Tiga Pelaku di Ciamis Dibekuk Polisi
Total ada sembilan puskesmas yang berada di jalur utama dan siap memberikan pelayanan selama musim mudik.
Beberapa di antaranya adalah Puskesmas Padaherang, Sidamulih, Kalipucang, Pangandaran, Cikembulan, Parigi, Cijulang, Cimerak, dan Langkaplancar.
“Selain di jalur utama, kami juga menyiapkan fasilitas kesehatan di jalur non-protokol,” ujar Yadi, Kamis (12/3/2026).
Untuk jalur alternatif atau non-protokol, fasilitas kesehatan juga disiapkan di sejumlah wilayah seperti Puskesmas Mangunjaya, Sidamulih, Selasari, Langkaplancar, Jadikarya, serta Cigugur.
Tidak hanya fasilitas kesehatan, tenaga medis juga disiagakan penuh untuk menghadapi kemungkinan kondisi darurat selama masa mudik dan libur Lebaran.
Baca Juga:Oknum ASN Disnaker Banjar Diduga Gelapkan Santunan Kematian Pekerja, Terancam Dipecat
Tim kesehatan tersebut terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga administrasi kesehatan, hingga sopir ambulans yang akan bertugas di berbagai titik pelayanan.
“Tenaga kesehatan yang disiagakan di RSUD Pandega, puskesmas, serta PSC 119 sudah kami persiapkan untuk memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.
Selain itu, armada ambulans dan motor layanan kesehatan juga akan disiagakan selama 24 jam penuh untuk memberikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat.
Layanan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari pemudik yang jatuh sakit hingga kecelakaan laut di kawasan wisata Pangandaran.
“Ambulans dan motor akan siaga 24 jam, mengantisipasi jika ada masyarakat yang sakit atau terjadi kecelakaan laut di kawasan wisata,” kata Yadi.
Dengan kesiapan tersebut, Pemkab Pangandaran berharap para pemudik maupun wisatawan dapat menikmati perjalanan dan liburan dengan rasa aman, karena layanan kesehatan tetap tersedia di berbagai titik penting sepanjang jalur menuju kawasan wisata.