alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

RS di Berbagai Daerah Membludak Pasien Corona, Tertinggi Jawa Barat

Erick Tanjung | Stephanus Aranditio Kamis, 03 Desember 2020 | 20:04 WIB

RS di Berbagai Daerah Membludak Pasien Corona, Tertinggi Jawa Barat
Ilustrasi Covid-19. (Suara.com/Eko Faizin)

Per 1 Desember 2020 kemarin tercatat sebanyak 57,97 persen tempat tidur sudah terisi.

SuaraJabar.id - Jumlah kapasitas tempat tidur atau bed occupancy ratio atau BOR di berbagai rumah sakit mulai penuh seiring dengan melonjaknya kasus positif corona di Indonesia.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan per 1 Desember 2020 kemarin tercatat sebanyak 57,97 persen tempat tidur sudah terisi.

"Saat ini secara nasional rasio pemanfaatan tempat tidur isolasi dan ICU covid-19 per 1 desember 2020 ialah 57,97 persen," kata Wiku dalam konferensi pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Wiku merinci provinsi dengan angka keterisian tempat tidur tertinggi ialah Jawa Barat sebesar 77 persen, sedangkan terendah ialah Maluku Utara sebesar 10 persen.

Baca Juga: Berkendara Aman dan Sehat saat Pandemi, Berikut Tipsnya

Dia mengklaim pemerintah telah mempersiapkan rencana jika lonjakan kasus positif terus terjadi yakni dengan menambah tempat tidur.

Jika terjadi kenaikan kasus sebesar 50-100 persen maka rumah sakit akan mengalihfungsikan ruang yang tersisa di gedung rumah sakit menjadi ruang perawatan.

"Bisa di dalam gedung ataupun lantai atau blok yang ada sehingga bisa menambah kapasitas ruang rawat inap untuk covid-19," ucapnya.

Kemudian jika lebih dari 100 persen maka rumah sakit akan mendirikan pelayanan tenda darurat di sekitar rumah sakit.

"Atau mendirikan rumah sakit lapangan atau darurat covid bekerja sama dengan BNPB dan TNI di luar area rumah sakit," jelas Wiku.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak karena Warga Banyak Liburan Pada Agustus-Oktober

Meski begitu, menurutnya kondisi ini tidak separah dengan situasi rumah sakit pada September lalu yang juga diakibatkan oleh lonjakan kasus libur panjang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait