- Ece Andi, penjual cilok asal Sukabumi, dijuluki "Bang Messi" karena wajahnya mirip Lionel Messi.
- Ia berjualan keliling di kawasan wisata Palabuhanratu setiap hari untuk menafkahi keluarganya.
- Meskipun videonya sering viral, kepopuleran tersebut belum berdampak besar pada peningkatan penjualan ciloknya.
SuaraJabar.id - Pengunjung kawasan wisata Pantai Karanghawu hingga Pantai Istana Presiden di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kerap dibuat menoleh saat bertemu seorang penjual cilok yang wajahnya disebut-sebut mirip megabintang Timnas Argentina, Lionel Messi.
Pria itu adalah Ece Andi (46), warga Kampung Riung Tutut, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu. Selama enam tahun terakhir, ia berkeliling menjajakan cilok aci racikannya sendiri dengan harga Rp1.000 per butir di sepanjang kawasan wisata pantai.
Julukan "Bang Messi" mulai melekat sekitar tiga tahun lalu setelah banyak wisatawan dan pelajar menilai wajahnya mirip kapten tim nasional Argentina tersebut.
Sejak itu, sapaan "Bang Messi" hampir selalu terdengar setiap kali ia melintas membawa dagangannya.
Baca Juga:Taufik Hidayat Kencan di Hotel Saat Korban YTR Masih Disekap di Kosan Bandung
"Sering, kalau anak sekolah atau pengunjung wisata bilang, 'cilok Bang Messi'. Yang videoin juga sering," kata Ece melansir Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, Senin (3/8/2026).
Alih-alih terganggu, Ece justru menikmati julukan tersebut. Menurutnya, kemiripan dengan Lionel Messi menjadi hiburan tersendiri saat berjualan.
"Senang saja. Enggak risih," ujarnya.
Meski beberapa kali videonya viral di media sosial, Ece mengaku popularitas itu belum berdampak besar terhadap penjualan. Belum pernah ada pembeli yang memborong dagangannya hanya karena penasaran dengan sosok "Bang Messi".
"Belum pernah ada yang sampai borong dagangan," katanya.
Baca Juga:Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
Setiap pagi Ece berangkat dari rumahnya menuju Pantai Karanghawu dengan berganti dua kali angkutan umum. Setelah itu, ia berjalan kaki menyusuri kawasan wisata hingga Pantai Istana Presiden sambil menawarkan cilok kepada para pengunjung.
Seluruh cilok yang dijual merupakan hasil racikannya sendiri. Jika dagangannya habis terjual, ia dapat membawa pulang omzet sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu per hari.
"Kalau habis paling sekitar Rp250 ribu. Biasanya dari pagi sampai sore sekitar Rp200 ribuan," tuturnya.
Penghasilan itu menjadi tumpuan ekonomi keluarganya. Ece yang memiliki dua anak mengaku tetap bersemangat berjualan demi memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak-anaknya.
Kesederhanaan dan keramahannya membuat Ece mudah dikenal wisatawan. Bagi sebagian pengunjung Palabuhanratu, menikmati cilok sambil bertemu "Bang Messi" menjadi pengalaman unik yang menambah cerita saat berwisata di pantai selatan Sukabumi.