Inggris Temukukan Varian Baru Corona, Lebih Rentan Menginfeksi Anak-anak

Penemuan ini mengharuskan sejumlah negara menutup perbatasan mereka dengan Inggris.

Ari Syahril Ramadhan
Selasa, 22 Desember 2020 | 15:23 WIB
Inggris Temukukan Varian Baru Corona, Lebih Rentan Menginfeksi Anak-anak
Turki larang penerbangan dari Inggris karena varian baru Corona.(Anadolu Agency/Abidin Mutlu Bozdag)

SuaraJabar.id - Varian baru virus corona yang menyebar cepat di Inggris membawa mutasi. Ini artinya anak-anak bisa rentan terinfeksi seperti halnya orang dewasa, tidak seperti jenis virus sebelumnya.

Para ilmuwan dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG), yang sedang menelusuri varian tersebut mengungkapkan virus dengan cepat menjadi varian dominan di bagian selatan Inggris, dan segera bisa melakukan hal serupa di seluruh wilayah.

"Kini kami merasa sangat yakin bahwa varian ini memiliki keunggulan transmisi atas varian virus lainnya yang saat ini berada di Inggris," kata profesor penyakit menular di Universitas Oxford sekaligus kepala NERVTAG, Peter Horby dikutip dari Antara, Selasa (22/12/2020).

"Ada petunjuk bahwa virus itu memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak," kata Neil Ferguson, profesor sekaligus ahli epidemiologi di Imperial College London dan juga anggota NERVTAG.

Baca Juga:8 Fakta Menarik Usai Chelsea Bantai West Ham, The Blues Raja Sepak Pojok

"Kami belum menetapkan kausalitas apa pun mengenai itu, namun kami dapat melihatnya melalui data. Kami akan perlu mengumpulkan lebih banyak data untuk melihat bagaimana tindak tanduknya ke depan," lanjut Ferguson.

Kemunculan varian SARS-CoV-2 yang bermutasi, yang dikatakan para ilmuwan hingga 70 persen lebih menular daripada jenis virus yang ada di Inggris, mengharuskan sejumlah negara menutup perbatasan mereka dengan Inggris dan mendorong sebagian besar wilayah Inggris untuk menerapkan pembatasan ketat selama Natal.

Profesor NERVTAG lainnya yang juga seorang spesialis virologi di Imperial College London, Wendy Barclay, mengungkapkan bahwa salah satu mutasi dari varian baru adalah perubahan cara memasuki sel manusia, yang kemungkinan artinya "bahwa anak-anak, mungkin, sama-sama rentan terhadap virus ini seperti halnya orang dewasa."

"Oleh sebab itu, mengingat pola perpaduan mereka, maka anda akan melihat lebih banyak anak-anak terinfeksi," kata Barclay.

Baca Juga:Lampard Tak Masalah Chelsea Menang Tanpa Bermain Indah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini