alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menkes Sri Lanka Minum Obat Anti-Corona dari Dukun, Malah Positif Covid-19

Fitri Asta Pramesti | Rima Suliastini Sabtu, 23 Januari 2021 | 18:36 WIB

Menkes Sri Lanka Minum Obat Anti-Corona dari Dukun, Malah Positif Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Menkes Sri Lanka mendukung ilmu sihir dan ramuan ajaib untuk tekan lonjakan kasus Covid-19 di negaranya

SuaraJabar.id - Menteri Kesehatan Sri Lanka Pavithra Wanniarachchi dinyatakan terinfeksi virus corona tak lama setelah mengonsumsi ramuan anti-corona yang dibuat oleh dukun. 

Pavithra sebelumnya mengklaim ramuan yang dibuat ahli sihir berkhasiat dan dapat melawan virus corona. Ia yakin apa yang dilakukannya benar setelah mengaku mendapatkan bisikan dari dewa. 

Menyadur Channel News Asia, Sabtu (23/1/2021), ia sebelumnya jadi sorotan setelah menyatakan dukungan terhadap ilmu sihir untuk menekan lonjakan kasus virus corona di negaranya. 

Pavithra secara terbuka mengakui mengonsumsi ramuan ajaib, yang diproduksi oleh seorang ahli sihir dan mengklaim itu sanggup menginokulasi seumur hidup untuk melawan virus.

Baca Juga: Kremasi Jenazah Muslim Korban Covid-19 di Sri Lanka Picu Protes

Sosoknya juga mengaku dapat bisikan dari dewa untuk menuangkan sepanci air yang diberkati di sungai untuk mengakhiri pandemi.

Negara pulau berpenduduk 21 juta pada hari Jumat menyetujui penggunaan darurat vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford hanya beberapa jam setelah Wanniarachchi dinyatakan positif, kata para pejabat.

Ilustrasi ramuan cinta. [Shutterstock]
Ilustrasi ramuan ajaib. [Shutterstock]

"Tes antigennya kembali positif pada hari Jumat dan dia telah diminta untuk mengisolasi dirinya sendiri," kata seorang pejabat kementerian kesehatan. "Semua kontak langsungnya telah dikarantina."

Seorang menteri muda yang juga minum ramuan ajaib itu dinyatakan positif corona awal pekan ini.

Dokter di Sri Lanka jelas menentang cara sihir dan ramuan ajaib itu. Mereka mengatakan minuman yang mengandung madu dan pala itu tidak memiliki dasar ilmiah untuk mengobati Covid-19.

Baca Juga: Kremasi 15 Jenazah Muslim Korban Virus Covid-19, Sri Lanka Tuai Kecaman

Sayangnya ribuan warga terlqnjur percaya dan menentang pembatasan untuk membanjiri sebuah desa di Sri Lanka untuk mendapatkan ramuan ajaib yang dibuat oleh tukang kayu Dhammika Bandara.

Anggota keluarga politisi lain, yang berasal dari desa Bandara, juga terinfeksi setelah meminum sirup tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait