facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pandemi Covid-19, Warga Cimahi Lebih Pilih Baca Novel

Suhardiman Sabtu, 13 Maret 2021 | 14:49 WIB

Pandemi Covid-19, Warga Cimahi Lebih Pilih Baca Novel
Salah Seorang Warga Cimahi yang Memanfaatkan Baca Buku Digital. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Secara keseluruhan dalam aplikasi baca dan pinjam buku secara online tersebut ada sekitar 1.238 judul buku.

SuaraJabar.id - Jenis buku sastra seperti novel dan puisi menjadi buku yang paling banyak dibaca warga Kota Cimahi ditengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut dapat terlihat dari warga yang memanfaatkan buku digital 'eLib Kota Cimahi'. Melalui platform tersebut buku jenis novel paling banyak dipinjam dan dibaca.

"Kalau lihat data, memang novel paling diminati. Ada sekitar 358 judul yang dibaca," kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi, Mochammad Ronny, kepada Suara.com, Sabtu (13/3/2021).

Secara keseluruhan dalam aplikasi baca dan pinjam buku secara online tersebut ada sekitar 1.238 judul buku. Setiap judul ada tiga eksemplar. Ada beragam jenis buku yang disediakan.

Baca Juga: Begini Reaksi Gisel saat Video Syur Miliknya Beredar ke Media Sosial

Dari mula novel, puisi, berbagai ilmu sosial, kesenian, ekonomi, psikologi, filsafat, pengetahuan umum, biografi, sejarah. Dari jumlah koleksi ada 906 judul yang sudah dibaca atau dipinjam. Sementara sisanya belum tersentuh.

"Dan rencananya tahun ini kita pengadaan lagi, aka nada tambahan buku," cetusnya.

Ronny mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 minat masyarakat untuk membaca secara digital berbagai jenis buku mengalami peningkatan dibandingkat sebelumnya.

Jika sebelumnya hanya ada sekitar 140 pembaca aktif, namun memasuki Oktober 2020 mulai meningkat, dan Februari 2021 tercatat pembaca aktif mencapai 1.321 orang.

Sementara jumlah yang mengakses eLib Kota Cimahi mencapai 2.352 orang dan peminjam buku mencapai 1.732 orang yang terdata selama Februari 2021.

Baca Juga: Serap Aspirasi Masyarakat, Bupati Kendal Dico Ganinduto Jumatan Keliling

"Tapi ada juga yang menurun sampai 50 persen, yaotu yang mengakses secara fisik. Artinya yang datang ke perpustakaan," sebutnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait