alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sahrul Gunawan Pertanyakan Penutupan Kolam Cinta oleh Anji

Ari Syahril Ramadhan Senin, 12 April 2021 | 20:12 WIB

Sahrul Gunawan Pertanyakan Penutupan Kolam Cinta oleh Anji
Sisa-sisa bangunan Radio Malabar di Gunung Puntang, Kabupaten Bandung ketika masih ditutupi tumbuhan. [Ayo Bandung/Kavin F]

"Anji sebagai ambasador Perhutani memang sudah ok. Tapi konsep pengembangan pariwisatanya perlu ada koordinasi lebih lanjut," ujar Sahrul Gunawan.

SuaraJabar.id - Brand Ambasador Perhutani, Anji eks Drive menutup Kolam Cinta di Kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung.

Kolam Cinta yang menjadi salah satu situs Radio Malabar ditutup karena kepentingan membangun dek untuk kepentingan branding kawasan objek wisata di lokasi tersebut.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Bandung Terpilih Sahrul Gunawan menyatakan menyayangkan penutupan itu. Menurutnya, Kolam Cinta merupakan situs peninggalan Belanda di Gunung Puntang. Pada zaman dulu, kawasan tersebut menjadi stasiun komunikasi antara Indonesia dengan Belanda.

Seharusnya, kata dia, Kolam Cinta menjadi heritage, terlebih Stasiun Radio Malabar menjadi pemancar untuk menyiarkan pembacaan teks proklamasi pada 1945 lalu.

Baca Juga: Resmi Jadi Plt Bupati, Hengky Kurniawan: Bandung Barat Bisa Bangkit!

"Sayang sekali kalau Kolam Cinta ditutup. Anji sebagai ambasador Perhutani memang sudah ok. Tapi konsep pengembangan pariwisatanya perlu ada koordinasi lebih lanjut," ujar Sahrul Gunawan di Cimenyan, Senin (12/4/2021).

Dengan menggandeng artis untuk menjadi brand ambasador, menurutnya memang bisa meningkatkan popularitas Gunung Puntang. Namun, katanya, sebaiknya tidak mengganggu situs yang sudah lebih dulu ada.

Sahrul mengaku beberapa waktu lalu dia sempat mengunjungi Gunung Puntang menghadiri acara di lokasi tersebut.

"Sayangnya kemarin tidak bisa terlalu lama, jadi tidak sempat menanyakan alasan Kolam Cinta harus ditutup. Tapi nanti Insyaallah masalah ini akan dibahas kalau saya sudah dilantik," tutupnya.

Baca Juga: Amati Hilal 1 Ramadan, Peneliti Bosscha: Cuacanya Menegangkan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait