alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Perusahaan Ini akan Borong Hasil Panen Ikan Petani Milenial di Jawa Barat

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 28 April 2021 | 03:43 WIB

Perusahaan Ini akan Borong Hasil Panen Ikan Petani Milenial di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan program Petani Milenial di Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/3/2021). [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Program Pembudidaya Ikan Milenial diharapkan mampu mencetak 1.000 petani milenial pembudidaya ikan pada 2023.

SuaraJabar.id - Petani milenial yang mengikuti Program Pembudidaya Ikan Milenial (PIM) yang berada di bawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat tak perlu pusing untuk menyalurkan hasil panen mereka.

Pasalnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat yakni PT Agro Jabar akan menjadi off-taker (pembeli) untuk Program Pembudidaya Ikan Milenial.

Direktur PT Agro Jabar Kurnia Fajar mengatakan satu bulan setelah kick off Petani Milenial, DKP Jawa Barat mulai menjalankan Program PIM.

Kurnia menuturkan model bisnis yang dirumuskan oleh DKP Jabar adalah menggandeng pihaknya sebagai off-taker sekaligus investor pembangunan berupa Kolam Bioflok beserta aerator dan peralatan Pembudidaya Ikan lainnya dengan mekanisme pemanfaatan barang milik daerah sesuai ketentuan berlaku.

Baca Juga: Ridwan Kamil Berikan Uang Untuk Beasiswa Anak dari Almarhum Letkol Irfan

"Penyediaan belanja operasional mulai dari bibit, pakan, obat-obatan, listrik dan operasional lainnya menggunakan KUR dari Bank BJB," kata dia, Selasa (28/4/2021).

Kurnia memastikan bahwa BUMD ini sudah melangkah lebih awal untuk menggenjot usaha di sektor pangan dari mulai melon, jahe hingga rencana peluncuran beras Juara usai Lebaran serta off-taker PIM.

"Kami bergerak. Alhamdulillah kurang dari satu hari kami bisa mewujudkan model bisnis bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar," katanya.

Untuk memastikan budidaya dilaksanakan sesuai prosedur dan tingkat keberhasilannya tinggi maka dilakukan pendampingan day-by-day teknis budi daya oleh DKP Jawa Barat bekerja sama dengan dinas kelautan dan perikanan tingkat daerah, serta monev oleh Koordinator dan Tim Program Petani Milenial.

Proses budidaya dilakukan secara bertahap dengan PIM Intensif dilaksanakan setelah pembangunan sarana dan prasarana budidaya selesai di setiap lokasi DKP Jawa Barat dan PIM Mandiri budi daya berjalan setelah akad kredit dan pencairan KUR.

Baca Juga: Kasus Korupsi Banprov di Indramayu, KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jabar

Sementara itu, Kepala DKP Jawa Barat Hermansyah mengatakan Program PIM ini ditargetkan dapat mencetak 1.000 Pembudidaya Ikan Milenial pada 2023.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait