alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bupati Majalengka Bertemu Juru Kunci Makam Keramat, Ada Apa?

Ari Syahril Ramadhan Rabu, 05 Mei 2021 | 07:00 WIB

Bupati Majalengka Bertemu Juru Kunci Makam Keramat, Ada Apa?
Kantor Pendopo Bupati Majalengka. [Jaja Sumarja/TIMES Indonesia]

Bupati Majalengka berharap, ke depan pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan para juru kunci makam keramat.

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengapresiasi para juru kunci yang menjaga patilasan atau makam keramat. Mereka dinilai telah membantu pemerintah dalam memelihara situs/makam patilasan yang ada di Kabupaten Majalengka.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Majalengka Karna Sobahi menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan silaturahmi dan pembinaan, peningkatan mutu pengelolan cagar budaya di Aula Disparbud, Selasa (4/5/2021).

Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Lilis Yuliasih menjelaskan, saat ini juru pelihara atau juru kunci yang terdata di Disparbud kabupaten Majalengka sebanyak 125 orang.

Pemkab Majalengka mengalokasikan anggaran honor sebesar Rp 120 ribu per bulan untuk setiap juru kunci.

Baca Juga: Perempuan Asal Majalengka Pengirim Sate Sianida Terancam Hukuman Mati

Bupati Majalengka Karna Sobahi menambahkan, peran juru pelihara atau juru kunci sangat berjasa dalam memelihara situs atau makam patilasan yang ada di Kabupaten Majalengka.

“Peran bapak-bapak dalam mengurus cagar budaya sebagai salah satu tempat wisata religi punya peran penting. Dengan honor yang tidak seberapa diharapkan para juru kunci bisa memaksimal tugas dan fungsinya,” tutur Bupati.

Karna berharap, ke depan Pemerintah Kabupaten Majalengka akan memperhatikan peran mereka dengan menaikan honornya.

Selain itu pemeliharaan situs yang sudah di data oleh Dinas Pariwisata dan kebudayaan harus terus dilaksanakan supaya keberadaan cagar budaya dan situs dalam terpelihara.

Di kesempatan yang sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka Eman Suherman mengatakan ziarah makam merupakan salah satu tradisi yang melekat dalam suasana Lebaran.

Ia meminta juru kunci makam untuk ikut aktif mengawasi penerapan protokol kesehatan para peziarah.

Baca Juga: Prostitusi Anak Terbongkar, Suami Jual Istri dan Istri Jual Adik

“Menjelang kegiatan keagamaan Idul Fitri yang sudah menjadi tradisi di negara Indonesia, terutama kegiatan ziarah kubur. Maka Pemda menghimbau kepada para juru pelihara makam keramat untuk bisa mengawasi dan memberikan pemahaman kepada mereka yang akan berziarah untuk selalu menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait